PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang menjadwalkan keberangkatan 32 calon jamaah haji menuju Pontianak pada Jumat, 8 Mei 2026. Rombongan akan diberangkatkan menggunakan dua unit bus sebelum melanjutkan perjalanan ke embarkasi Batam dan selanjutnya ke tanah suci.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menyebutkan bahwa proses keberangkatan telah dipersiapkan secara matang, terutama terkait kenyamanan dan keselamatan jamaah selama perjalanan darat menuju Pontianak.
“Kami memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar layak. Rem, AC, dan seluruh fasilitas harus berfungsi dengan baik. Jangan sampai ada keluhan dari jamaah selama perjalanan,” ujar Kartiyus saat memimpin rapat persiapan pelepasan keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Sintang, Rabu (22/4).
Kartiyus juga menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan kondisi fisik dan psikologis jamaah tetap stabil sebelum memasuki rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Andalusia dan Warisan Peradaban Islam yang Mencerahkan Eropa hingga Kini
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang, Erwan Chandra Happy, menjelaskan bahwa jumlah calon jamaah haji tahun ini terdiri dari 32 orang ditambah satu orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Seluruhnya akan diberangkatkan secara bersamaan dalam satu rombongan.
“Setelah tiba di Pontianak, jamaah akan menginap satu malam di asrama haji. Keesokan harinya, Sabtu 9 Mei 2026, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju embarkasi Batam,” jelas Erwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa jamaah asal Sintang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) lima bersama jamaah dari daerah lain di Kalimantan Barat. Secara keseluruhan, provinsi ini mendapatkan lima kloter untuk musim haji tahun 2026.
Selain itu, Erwan menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan penambahan kuota haji untuk tahun berikutnya. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi masa tunggu yang saat ini masih cukup panjang. (nda)
Editor : Hanif