PONTIANAK POST - Penertiban balap liar di sejumlah titik Kota Sintang mengungkap masih maraknya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Dalam operasi yang digelar pada Senin (4/5) malam, jajaran Polres Sintang mengamankan sedikitnya 15 orang yang diduga terlibat, serta menyita 11 unit sepeda motor.
Penindakan dilakukan di lokasi yang selama ini dikenal rawan dijadikan arena balap liar, terutama pada malam hingga dini hari. Aktivitas tersebut tidak hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Sintang, Sanny Handityo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap kegiatan yang mengancam keselamatan publik.
“Balap liar dan penggunaan knalpot brong bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Di balik suara bising itu, ada banyak masyarakat yang merasa terganggu. Yang patut diapresiasi adalah pengendara yang tertib dan mematuhi aturan,” ujar Sanny.
Baca Juga: Lasarus Pastikan Perbaikan Jalan Sintang Jadi Prioritas, Soroti Ketimpangan Infrastruktur Daerah
Ia menyebutkan, fenomena penggunaan knalpot brong kini tidak lagi terbatas pada kalangan remaja. Sanny mengungkapkan,”Saat ini sudah meluas, bahkan melibatkan orang dewasa. Ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran terhadap pentingnya ketertiban di ruang publik.”
Sanny menilai keadiran aparat di lapangan mendapat respons positif dari warga yang selama ini merasa terganggu oleh aktivitas tersebut. Dia menyatakan,"Selain kebisingan, aksi balap liar juga menjadi penyebab meningkatnya risiko kecelakaan, terutama di kawasan permukiman dan jalan utama.”
Polres Sintang memastikan langkah penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Patroli rutin akan ditingkatkan guna menekan potensi pelanggaran serupa di masa mendatang.
“Upaya ini bukan hanya penindakan, tetapi juga bagian dari edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas,” kata Sanny.
Dengan langkah tersebut, Sanny berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sintang dapat lebih terjaga, sekaligus menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (nda)
Editor : Hanif