Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Sintang Dorong Percepatan Listrik Desa 2026 untuk Wilayah Terpencil dan Pedalaman

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:07 WIB
Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah perdesaan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses energi. (ISTIMEWA)
Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah perdesaan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses energi. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah perdesaan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses energi. Upaya tersebut menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi perencanaan Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2026 yang diikuti Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny secara virtual.

Rapat yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia itu membahas progres pembangunan jaringan listrik perdesaan di Kalimantan Barat sekaligus menyusun langkah lanjutan untuk memperluas pelayanan listrik hingga ke wilayah terpencil.

Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny mengatakan akses listrik menjadi kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat desa. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong agar pembangunan jaringan listrik dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal.

“Kita ingin pembangunan listrik desa terus dipercepat karena listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi menyangkut pelayanan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Ronny di Sintang kemarin.

Baca Juga: Bagindas Siap Guncang Penutupan Pameran Ekraf dan Kuliner Sintang, Warga Bisa Nonton Gratis

Menurutnya, keberadaan listrik memiliki dampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal. Dengan akses listrik yang memadai, peluang tumbuhnya usaha masyarakat di desa akan semakin terbuka.

“Kalau listrik tersedia dengan baik, masyarakat bisa lebih mudah mengembangkan usaha, anak-anak belajar lebih nyaman, dan pelayanan kesehatan juga bisa lebih maksimal,” katanya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya konfirmasi progres pembangunan jaringan listrik perdesaan di Kalimantan Barat, kebutuhan pengembangan jaringan listrik desa, serta program bantuan pasang baru listrik bagi masyarakat.

Ronny menegaskan Pemerintah Kabupaten Sintang siap mendukung percepatan program elektrifikasi desa melalui koordinasi dengan pemerintah pusat maupun PLN agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak desa yang bisa menikmati akses listrik secara merata karena ini menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan,” pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#Percepatan #Listrik Desa #wilayah terpencil #akses energi listrik #Pemkab Sintang