Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Muswil XII IPM Kalbar di Sintang Jadi Momentum Rumuskan Arah Baru Organisasi Pelajar Muhammadiyah

Riska Nanda Kumala Sari • Senin, 18 Mei 2026 | 13:32 WIB
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) XII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) XII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang.

PONTIANAK POST - Musyawarah Wilayah (Muswil) XII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang menjadi momentum penting bagi kader muda Muhammadiyah untuk menyusun arah baru organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Pertemuan pelajar Muhammadiyah dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat itu juga menegaskan pentingnya persatuan gagasan dan penguatan karakter generasi muda.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Dany Rahmat Muharam, menyebut Muswil bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang untuk menyatukan visi organisasi agar tetap relevan menghadapi perubahan sosial.

“Muswil ini momentum untuk merumuskan arah baru bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Apa gunanya kita berlari begitu cepat di tengah tantangan zaman, tetapi tidak memikirkan apa yang hari ini kita lakukan,” ujar Dany, Minggu (17/5).

Ia menggunakan pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi di Sintang sebagai simbol persatuan kader Muhammadiyah yang berasal dari latar belakang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama.

Baca Juga: Bupati Sintang Ajak Warga Dukung Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa di Seluruh Wilayah

“Lihatlah Kabupaten Sintang ini. Tempat bertemunya Sungai Kapuas dan Sungai Melawi. Mereka datang dari hulu yang berbeda dan membawa warna air yang berbeda. Ketika bertemu, mereka bersatu dan menjadi lebih dalam,” ungkap Dany.

Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengapresiasi kehadiran pelajar Muhammadiyah yang menurutnya telah menunjukkan kapasitas berpikir dan kepedulian terhadap masa depan bangsa meski masih berusia muda. Ia menilai organisasi pelajar memiliki peran besar dalam membentuk kepemimpinan dan karakter generasi muda.

“Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah ini masih muda, tetapi memiliki gagasan yang luar biasa,” katanya.

Bala juga menaruh perhatian pada ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Menurutnya, pelajar harus mengambil posisi aktif dalam upaya pencegahan.

“Jauhi narkoba dan jadikan narkoba sebagai musuh bersama. Kalau satu orang mengajak satu orang lain melawan narkoba, akan semakin banyak kekuatan yang terbentuk,” tegasnya.

Baca Juga: Banjir Kepung Empat Desa di Kapuas Hulu, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter dan Lumpuhkan Akses Jalan

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar, H. Wasilun, mengatakan pengalaman berorganisasi menjadi ruang pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di bangku pendidikan formal.

“Di organisasi, seseorang belajar mengelola manusia, belajar dewasa, dan memahami dinamika kehidupan secara langsung,” kata Wasilun.

Ia berharap kepemimpinan baru IPM Kalbar nantinya mampu membaca perubahan zaman dengan wawasan luas, literasi memadai, serta tetap menjaga nilai keterbukaan yang selama ini menjadi karakter Muhammadiyah. (nda)

Editor : Hanif
#muswil #momentum #sintang #IPM Kalbar #muhammadiyah