PONTIANAK POST - Kunjungan 65 warga Malaysia ke Kabupaten Sintang membuka peluang penguatan hubungan budaya, pariwisata hingga pertukaran informasi antardaerah lintas negara. Pemerintah Kabupaten Sintang menilai kunjungan tersebut dapat menjadi pintu mempererat hubungan masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan dan Sarawak.
Hal itu mengemuka saat Bupati Sintang, Bala, menerima rombongan wisata dan budaya dari Bahagian Kapit, Sarawak, Malaysia dalam malam ramah tamah di Pendopo Bupati Sintang, Senin, (18/5) malam. Rombongan dipimpin Elvis Anak Didit selaku Residen Bahagian Kapit atau setingkat kepala wilayah.
Dalam sambutannya, Bala menggunakan bahasa Iban sebagai bentuk kedekatan budaya dengan tamu yang berasal dari Sarawak. Ia menyampaikan apresiasi atas pilihan rombongan Malaysia menjadikan Sintang sebagai tujuan kunjungan wisata dan budaya.
“Terima kasih sudah memilih Sintang sebagai tujuan wisata dan budaya. Saya bersyukur pertemuan ini bisa terjadi pada malam ini dalam rangka membangun persaudaraan, semoga semakin mesra, kita mungkin bisa tukar kunjungan nanti,” ujar Bala.
Baca Juga: Ketua TP PKK Sintang Minta Perempuan Pahami Pencegahan Kebakaran Rumah Tangga di Dapur
Menurut Bala, hubungan lintas negara di kawasan Kalimantan tidak hanya terbatas pada agenda formal pemerintahan, tetapi juga dapat berkembang melalui pertukaran pengalaman di bidang seni, pertanian, pemerintahan hingga budaya.
“Hari ini dari Malaysia berkunjung ke sini, nanti kami juga bisa berkunjung ke Malaysia. Kita bisa bertukar informasi seperti tentang pemerintahan, seni, pertanian dan budaya. Siapa tahu bisa menjadi perbandingan. Walaupun mungkin tidak resmi, paling tidak kita selalu bertukar informasi,” ungkap Bala.
Bala juga memperkenalkan potensi Kabupaten Sintang kepada para tamu, mulai dari posisi geografis Kota Sintang yang berada di pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi hingga keberagaman suku dan agama yang hidup berdampingan.
“Sintang sejak dulu menjadi pusat perdagangan. Soal suku dan agama, kami di sini majemuk. Kalau pulang ke Malaysia, tolong ceritakan yang bagus di sana, yang jelek sampaikan kepada kami, biar orang tertarik ke Sintang,” pesannya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika, menjelaskan bahwa rombongan dari Malaysia datang khusus untuk agenda wisata dan budaya serta telah mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Sintang.
“Mereka berjumlah 65 orang dan dipimpin seorang Bupati Kapit. Kapit ini sebuah wilayah di Sarawak. Mereka sudah berkunjung ke beberapa tempat di Kabupaten Sintang ini,” tukasnya. (nda)
Editor : Hanif