PONTIANAK POST - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kecintaan terhadap agama maupun kelompok sebagai alasan untuk merendahkan pihak lain. Menurutnya, fanatisme yang berlebihan dapat mengganggu kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Sintang.
Pesan tersebut disampaikan Bala saat menghadiri peringatan 54 tahun GKII Bethel Sintang, Minggu (7/6). Ia menilai menjaga hubungan harmonis antarumat beragama menjadi salah satu syarat penting untuk mempertahankan stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Cintailah agama dan komunitas kita. Tetap kompak, tetapi jangan sampai membenci kelompok yang berbeda,” ujar Bala.
Menurutnya, fenomena kelompok yang terlalu mengagungkan identitasnya sambil merendahkan kelompok lain masih dapat ditemukan di berbagai tempat. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk. Bala menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Sintang harus dipandang sebagai kekuatan, bukan sumber perbedaan yang memicu konflik. Karena itu, setiap elemen masyarakat perlu terus memelihara sikap saling menghormati dan menghargai antarumat beragama maupun antarkelompok sosial.
Baca Juga: Bupati Sintang Dorong RSUD AM Djoen Tingkatkan Pelayanan dan Lengkapi Fasilitas
Ia menjelaskan bahwa suasana yang aman dan damai akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga kehidupan sosial. Sebaliknya, apabila kerukunan terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu tetapi seluruh masyarakat.
“Saya mengajak kita semua menjaga situasi keamanan di Sintang. Dengan kebersamaan dan kedamaian, kita bisa membangun daerah ini menjadi lebih maju,” tutur Bala.
Pada kesempatan tersebut, Bala juga mengapresiasi perjalanan GKII Bethel yang telah memasuki usia ke-54 tahun. Ia menilai gereja tersebut berhasil menunjukkan konsistensi dalam pelayanan kepada jemaat serta mampu berkembang hingga memiliki perwakilan yang dipercaya menduduki posisi kepengurusan di tingkat nasional.
Menurut Bala, capaian tersebut membuktikan bahwa sumber daya manusia dari daerah mampu bersaing dan memperoleh kepercayaan di tingkat yang lebih luas. Ia berharap keberhasilan itu dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Sintang untuk terus berkontribusi dan memberikan teladan positif di lingkungan masing-masing.
Bala menegaskan bahwa menjaga kedamaian dan memperkuat toleransi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kerukunan yang tetap terpelihara, masyarakat Sintang diyakini dapat terus melanjutkan pembangunan dan mewariskan lingkungan sosial yang harmonis bagi generasi mendatang. (nda)
Editor : Hanif