Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Tekan Risiko Fatalitas Korban Kecelakaan, Ojol Sintang Didorong Kuasai Pertolongan Pertama

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB
Polres Sintang gelar Kopdar bersama para pengemudi ojol di Sintang untuk sosialisasikan peningkatan kapasitas pengemudi ojol dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. (ISTIMEWA)
Polres Sintang gelar Kopdar bersama para pengemudi ojol di Sintang untuk sosialisasikan peningkatan kapasitas pengemudi ojol dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Tingginya mobilitas pengemudi ojek online (ojol) di jalan raya dinilai menjadi potensi besar dalam upaya penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas. Selain berinteraksi dengan pengguna jalan setiap hari, para pengemudi ojol juga kerap menjadi pihak pertama yang menemukan atau menyaksikan peristiwa kecelakaan sebelum petugas tiba di lokasi.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya peningkatan kapasitas pengemudi ojol dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Pengetahuan dasar mengenai penanganan darurat dinilai dapat membantu mengurangi risiko fatalitas sekaligus mencegah kondisi korban semakin memburuk sebelum memperoleh perawatan medis.

Kasatlantas Polres Sintang AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan menjelaskan bahwa pengemudi ojek online merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan berlalu lintas. Dengan mobilitas yang tinggi, mereka memiliki peluang lebih besar untuk berada di lokasi kejadian ketika kecelakaan terjadi.

“Para pengemudi ojek online merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan kerap menjadi pihak pertama yang menyaksikan maupun menemukan peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalan,” ujar Angga di Sintang kemarin.

Baca Juga: Mabida dan Kwarda Kalbar Fokus Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

Menurutnya, edukasi mengenai penanganan awal korban kecelakaan penting diberikan agar para pengemudi memiliki pemahaman yang cukup dalam menghadapi situasi darurat. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka dapat mengambil langkah yang tepat sebelum petugas kesehatan atau aparat terkait tiba di lokasi.

Sementtara itu, Wakapolres Sintang Kompol Wawan Darmawan mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam upaya penyelamatan korban kecelakaan menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik.

“Pengemudi ojek online merupakan mitra strategis yang setiap hari berinteraksi langsung dengan pengguna jalan. Kami ingin memberikan bekal pengetahuan yang bermanfaat agar mereka mampu membantu memberikan pertolongan awal yang tepat ketika menemukan korban kecelakaan lalu lintas,” kata Wawan.

Ia menegaskan bahwa penanganan awal yang cepat dan benar dapat meningkatkan peluang keselamatan korban. Sebaliknya, keterlambatan penanganan maupun tindakan yang tidak sesuai prosedur berpotensi memperparah kondisi korban.

“Tidak sedikit korban kecelakaan mengalami kondisi yang semakin parah akibat keterlambatan penanganan atau tindakan yang kurang tepat. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk mengurangi risiko fatalitas,” jelasnya.

Baca Juga: Traffic Light Baru di Putussibau Mulai Diuji Coba, Warga Harap Kecelakaan Bisa Berkurang

Wawan menambahkan, upaya peningkatan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, Jasa Raharja, dan komunitas ojek online diharapkan mampu memperkuat respons awal terhadap kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pertolongan pertama di lokasi kejadian.

"Dengan semakin banyak warga yang memahami prosedur penanganan darurat, peluang penyelamatan korban kecelakaan di Kabupaten Sintang diharapkan dapat terus meningkat," tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #perawatan medis #pertolongan pertama #korban kecelakaan lalu lintas #ojol