PONTIANAK POST– Kontingen Kabupaten Sintang menorehkan prestasi pada Kompetisi Olahraga Madrasah (Korma) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 yang digelar di Kabupaten Kubu Raya. Para atlet madrasah berhasil membawa pulang empat gelar, menjadikan Sintang sebagai salah satu daerah dengan pencapaian yang diperhitungkan dalam ajang tersebut.
Ketua Kontingen Kabupaten Sintang, Anang Nurkhalis, mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil dari latihan yang dijalani para atlet serta kerja sama seluruh tim selama mengikuti kompetisi.
"Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kontingen dengan maksimal. Hasil ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sintang," ujar Anang, Minggu (5/7).
Baca Juga: Wabup Sintang Tegaskan Pemeriksaan Kehamilan Rutin Penting Cegah Stunting Sejak Dini
Empat prestasi yang diraih kontingen Sintang meliputi Juara I Bola Voli Putri jenjang Madrasah Aliyah (MA), Juara II Bola Voli Putra MA, Juara II Bola Voli Putra Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Juara III Tenis Meja Putra MTs.
Menurut Anang, capaian tersebut menunjukkan pembinaan olahraga di lingkungan madrasah mulai membuahkan hasil. Ia berharap prestasi itu dapat dipertahankan sekaligus menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus meningkatkan kemampuan.
"Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet madrasah agar terus berlatih dan meningkatkan kualitas diri. Persaingan akan semakin ketat sehingga pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan," ungkapnya.
Baca Juga: DPRD Sintang Minta PLN Transparan Soal Penyebab Pemadaman Listrik yang Berulang
Selain meraih prestasi, kata Anang, para atlet juga menunjukkan sikap disiplin dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sama pentingnya dengan pencapaian di arena kompetisi karena menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
"Keberhasilan yang diraih di Korma Kalbar 2026 diharapkan menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet madrasah di Kabupaten Sintang pada masa mendatang," tuturnya.
Ia optimistis pembinaan yang berkesinambungan akan membuat potensi atlet muda terus berkembang sehingga mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang olahraga madrasah di tingkat provinsi maupun kompetisi yang lebih tinggi. (nda)
Editor : Uray Ronald