PONTIANAK POST - Kekayaan sumber daya lokal yang dimiliki Kabupaten Sintang dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Namun, potensi tersebut memerlukan sentuhan inovasi, pemasaran modern, serta pemanfaatan teknologi digital agar memiliki nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Ahyarudin Siregar, mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi keluarga maupun daerah.
"Keberhasilan berwirausaha tidak semata ditentukan oleh besarnya modal, melainkan berawal dari pola pikir yang optimistis, kreatif, inovatif, berani mengambil peluang, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan," ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Sintang Tetapkan RKPD 2027, Fokus Infrastruktur dan Daya Saing Daerah
Sintang, sebutnya, memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Menurut Ahyarudin, berbagai potensi tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar apabila diolah secara kreatif, dikemas dengan baik, serta dipasarkan melalui platform digital yang mampu menjangkau konsumen lebih luas.
"Produk lokal akan memiliki daya saing apabila didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. Dengan strategi pemasaran yang tepat, hasil karya masyarakat tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga berpeluang memasuki pasar nasional bahkan internasional," katanya.
Ia juga menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan usaha di era digital. Pelaku usaha, khususnya perempuan, diharapkan terus memperbarui pengetahuan, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Dia optimistis semakin banyak perempuan yang mampu mengembangkan pola pikir kewirausahaan dan terus belajar, maka akan lahir pelaku usaha yang mandiri, tangguh, serta mampu menghadirkan produk lokal berkualitas. (nda)
Editor : Miftakhair