PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang mengarahkan pengembangan Produk Unggulan Daerah (PUD) pada pemanfaatan bahan baku yang tersedia di wilayah setempat. Strategi tersebut membuka peluang agar kekayaan alam tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, Rabu (26/8) malam, mengatakan pengembangan produk berbasis potensi lokal dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya yang mudah diperoleh masyarakat. Pemanfaatan bahan dari alam tersebut dinilai dapat memperkuat karakter produk sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan yang harus didatangkan dari luar daerah.
Baca Juga: Jalan Menuju Buluh Kuning Sintang Akan Dibangun Lewat DBH, Ekonomi Warga Diharapkan Bergerak
Kartiyus mengatakan pendekatan berbasis potensi daerah memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh nilai tambah. Hasil pertanian, perikanan, maupun sumber daya alam lainnya dapat diolah sebelum dipasarkan sehingga manfaat ekonominya tidak berhenti pada penjualan bahan mentah. Ia berharap pengembangan produk lokal terus menghasilkan inovasi baru yang memiliki daya saing sekaligus tetap mempertahankan karakter daerah. (nda)
Editor : Miftakhair