PONTIANAK POST - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengaku kesal karena sejumlah himbauan dan ajakan pemerintah daerah belum diteruskan hingga ke masyarakat. Ia meminta camat dan kepala desa tidak membiarkan informasi dari pemerintah berhenti di tingkat birokrasi.
Keluhan itu disampaikan Bala saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Sintang. Menurutnya, penyampaian informasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintahan.
Bala mengatakan, dirinya tidak berkepentingan untuk dikenal seluruh masyarakat sebagai bupati. Namun, berbagai pesan yang disampaikan pemerintah berkaitan dengan kepentingan warga dan perlu diketahui sampai tingkat bawah.
Baca Juga: Karhutla Sintang Meluas ke 10 Kecamatan, 126 Lokasi Terbakar dan Area Terdampak 576,5 Hektare
“Secara pribadi saya tidak perlu terkenal di mata masyarakat. Tetapi kalau ada pesan atau ajakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, jangan sampai berhenti di camat atau kepala desa,” tegas Bala, Rabu (2/9).
Ia meminta setiap himbauan yang disampaikan pemerintah kabupaten diteruskan secara berjenjang. Camat harus menyampaikan informasi kepada kepala desa, kemudian kepala desa meneruskannya kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kalau kami menyampaikan himbauan, camat meneruskan kepada kades, lalu kades menyampaikannya kepada warga. Jangan sampai sudah sampai di camat atau kades, kemudian tenggelam dan tidak pernah diketahui masyarakat,” pintanya.
Bala bahkan membandingkan pola penyampaian informasi di lingkungan pemerintah daerah dengan kepolisian. Menurut dia, jajaran kepolisian mampu meneruskan pesan pimpinan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial.
Baca Juga: Bupati Sintang Bala Larang Bakar Lahan dan Sampah Saat Kemarau Panjang, Ini Alasannya
“Kalau Kapolres memberikan himbauan, Kasat, Kapolsek sampai anggotanya ikut meneruskan melalui berbagai cara. Mereka juga tidak memiliki anggaran khusus untuk setiap pesan, tetapi informasi tetap bisa sampai,” ucap Bala.
Karena itu, ia meminta perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa lebih aktif memanfaatkan saluran komunikasi yang tersedia. Penyampaian informasi tidak harus selalu melalui kegiatan resmi, tetapi dapat dilakukan melalui media sosial maupun komunikasi langsung dengan warga.
Bala menilai kerja sama antarlembaga menjadi kunci agar kebijakan dan informasi pemerintah tidak terputus di tengah jalan.
“Yang paling penting adalah kerja sama. Himbauan, ajakan dan informasi yang kami sampaikan harus sampai ke jajaran paling bawah dan masyarakat Kabupaten Sintang,” tukasnya. (nda)
Editor : Miftakhair