Antrean BBM Mengular di Sintang, Kapolres Minta Kapasitas SPBU Diperhatikan

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:26 WIB
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu. (ISTIMEWA)
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST Panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Sintang menjadi perhatian kepolisian. Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU segera mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu.

Menurut Budi, antrean panjang tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan BBM, tetapi juga kemampuan SPBU melayani kendaraan yang datang. Keterbatasan jumlah nosel di sejumlah SPBU dinilai dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pelayanan tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan. 

“Kami berharap pihak Pertamina dapat berkoordinasi dengan SPBU untuk melihat kebutuhan di lapangan, termasuk terkait penambahan nosel atau solusi lainnya sehingga antrean masyarakat dapat terurai,” ujar Budi di Sintang.

Baca Juga: Retribusi Kebersihan Sintang Kini Dibayar Lewat Perumdam, Tarif Rp1.000 Jadi Sorotan Utama

Ia menilai setiap SPBU memiliki kondisi dan kapasitas pelayanan berbeda sehingga penanganannya perlu disesuaikan. Koordinasi antara Pertamina dan pengelola SPBU diperlukan untuk memetakan persoalan dan menentukan langkah yang tepat.

Budi berharap persoalan antrean BBM tidak dibiarkan berlarut karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pelaku usaha, dan sektor transportasi. Selain kapasitas pelayanan, regulasi serta mekanisme distribusi BBM juga harus berjalan sesuai ketentuan agar masyarakat mendapat kepastian pelayanan.

“Penyelesaiannya harus melalui koordinasi dan langkah yang terukur. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan harus segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Kepolisian siap mendukung penyelesaian persoalan melalui koordinasi dengan pihak terkait. Budi berharap Pertamina dan pengelola SPBU segera mengevaluasi pelayanan, termasuk kebutuhan penambahan nosel atau alternatif lain, sehingga antrean dapat dikurangi dan pelayanan BBM lebih lancar.  (nda)

 

Editor : Hanif
spbu sintang Pertamina Kapolres Sintang antrean bbm