Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bocoran Galaxy S27 Ultra, Samsung Siapkan Baterai Silicon-Carbon, Kapasitas Lebih Besar Tanpa Tambah Tebal

Budi Miank • Selasa, 21 April 2026 | 09:03 WIB
Desain belakang Galaxy S26 Ultra yang masih memakai baterai 5.000mAh (Dok. Samsung)
Desain belakang Galaxy S26 Ultra yang masih memakai baterai 5.000mAh (Dok. Samsung)

PONTIANAK POST - Kapasitas baterai 5.000mAh yang selama bertahun-tahun menjadi standar lini flagship Samsung mulai menunjukkan tanda akan ditinggalkan. 

Bocoran terbaru menyebut perusahaan asal Korea Selatan itu tengah menguji teknologi baterai baru berbasis silicon-carbon untuk generasi mendatang, termasuk kemungkinan debut di Samsung Galaxy S27 Ultra.

Selama beberapa generasi terakhir, Samsung nyaris tidak mengubah kapasitas baterai di lini Ultra. 

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A57, Bobot Turun 20 Gram, Performa Naik, Midrange Baru Siap Ganggu Kompetitor

Bahkan Samsung Galaxy S26 Ultra disebut masih menggunakan baterai 5.000mAh yang sama seperti Samsung Galaxy S25 Ultra, Samsung Galaxy S24 Ultra, hingga Samsung Galaxy S20 Ultra. 

Kondisi ini membuat peningkatan daya tahan baterai lebih banyak bergantung pada efisiensi chipset dan optimalisasi perangkat lunak.

Menurut pembocor teknologi Schrödinger, Samsung kini tengah mengembangkan baterai silicon-carbon yang berpotensi menghadirkan kapasitas lebih besar tanpa menambah ukuran perangkat. 

“Laporan dari berbagai sumber menunjukkan smartphone dengan baterai Silicon-Carbon sedang dalam tahap persiapan aktif, dengan Galaxy S27 Ultra sebagai kandidat paling mungkin untuk debut pertama,” tulis Schrödinger dalam laporannya.

Baca Juga: Duel Samsung Galaxy S26 Ultra vs iPhone 17e: Dua Ponsel Premium yang Laku Keras di Tengah Lesunya Pasar Smartphone

Teknologi baterai silicon-carbon sendiri bukan hal baru di industri. 

Beberapa produsen seperti OnePlus sudah lebih dulu mengadopsinya untuk menghadirkan kapasitas baterai lebih besar dalam bodi lebih tipis. 

Inilah yang membuat langkah Samsung dinilai sebagai perubahan besar jika benar-benar terealisasi.

Namun demikian, Samsung masih menghadapi tantangan teknis. 

Laporan tersebut menyebut prototipe baterai silicon-carbon yang diuji Samsung hanya mampu bertahan sekitar 960 siklus pengisian daya, masih di bawah target komersial sekitar 1.500 siklus.

“Prototipe saat ini gagal pada sekitar 960 siklus pengisian dibanding target komersial 1.500. Insinyur Samsung sedang mengerjakan ulang lapisan pemisah, arsitektur susunan, dan firmware manajemen baterai,” tulis laporan tersebut. 

Baca Juga: HP Lipat Akhirnya Menggoda, Samsung, Apple, dan Huawei Ubah Desain Jadi Lebih Fungsional

“Ini bukan jalan buntu, melainkan proses iterasi rekayasa.”

Karena masih dalam tahap pengembangan, teknologi baterai baru ini diperkirakan belum akan hadir di perangkat lipat Samsung tahun ini. 

Jika pengujian berjalan lancar, debut pertama kemungkinan baru terjadi pada lini Galaxy S27 tahun depan.(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy S27 Ultra #Baru #desain #baterai #samsung