PONTIANAK POST - Persaingan smartphone flagship kembali memanas setelah hasil uji kecepatan memperlihatkan Samsung Galaxy S26 Ultra unggul tipis atas iPhone 17 Pro Max.
Dalam pengujian komprehensif yang mencakup performa aplikasi, multitasking hingga pemrosesan AI, perangkat Samsung mencatat waktu lebih cepat, meski selisihnya sangat tipis.
Berdasarkan laporan PhoneBuff, Galaxy S26 Ultra menyelesaikan seluruh rangkaian tes dalam 4 menit 46 detik, sementara iPhone 17 Pro Max mencatat waktu 5 menit 1 detik.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Snapdragon 2nm Siap Ubah Standar Performa Smartphone Premium
Hasil ini menempatkan Galaxy sebagai pemenang dalam hal kecepatan mentah (raw performance).
Keunggulan Galaxy S26 Ultra tidak lepas dari peningkatan signifikan pada sektor hardware, termasuk kecepatan clock hingga 4,74 GHz dan peningkatan grafis sebesar 24 persen.
Selain itu, sistem pendingin dengan vapor chamber yang lebih besar juga membantu menjaga performa tetap stabil saat menjalankan tugas berat seperti gaming dan render video 4K.
Namun, iPhone 17 Pro Max yang ditenagai chip Apple A19 Pro menunjukkan keunggulan berbeda.
Perangkat ini lebih konsisten dalam menjaga aplikasi tetap berjalan di latar belakang tanpa perlu reload, sehingga memberikan pengalaman multitasking yang lebih mulus.
Dalam pengujian, iPhone juga unggul dalam stabilitas performa jangka panjang, terutama berkat manajemen panas yang efisien.
Hal ini membuatnya tetap optimal saat digunakan dalam beban kerja tinggi secara terus-menerus.
Metode pengujian sendiri mencakup berbagai skenario penggunaan nyata, seperti pemindaian QR, fotografi burst, perekaman video 4K, gaming, hingga pengolahan file dan AI.
Kedua perangkat juga diuji dalam kondisi yang sama untuk memastikan hasil yang objektif.
Hasil akhir menunjukkan bahwa masing-masing perangkat memiliki keunggulan berbeda.
Galaxy S26 Ultra lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan performa tinggi dan kecepatan maksimal, sementara iPhone 17 Pro Max unggul bagi mereka yang menginginkan stabilitas dan efisiensi multitasking.(*)
Editor : Budi Miank