PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan tengah mempercepat pengembangan lini flagship terbarunya dengan menghadirkan varian baru, Samsung Galaxy S27 Pro.
Perangkat ini disebut akan menjadi alternatif “flagship utama” dengan harga lebih terjangkau dibanding model Ultra, namun tetap membawa performa kelas atas.
Menurut laporan Vietnamnet Global, Galaxy S27 Pro diposisikan sebagai versi sederhana dari model Ultra, dengan menghilangkan fitur S Pen namun mempertahankan sebagian besar spesifikasi premium.
Baca Juga: Snapdragon Tetap Rajai Galaxy S26 Hingga 70 Persen, Exynos Belum Mampu Goyang Strategi Samsung
Strategi ini dinilai sebagai upaya Samsung memperluas daya tarik di segmen high-end tanpa membebani harga terlalu tinggi.
Selain itu, Samsung juga disebut masih mempertahankan strategi chipset berbeda berdasarkan wilayah.
Model standar seperti Galaxy S27 dan S27 Plus kemungkinan akan menggunakan Exynos 2700 di banyak pasar, sementara wilayah tertentu seperti Amerika Serikat tetap kebagian Snapdragon.
Untuk varian Pro dan Ultra, chipset Snapdragon diperkirakan digunakan secara global demi menjaga performa optimal.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra vs iPhone 17 Pro Max, Adu Kencang Berakhir Tipis dengan Hasil Mengejutkan
Kehadiran Galaxy S27 Pro juga dianggap sebagai respons atas kurang suksesnya lini sebelumnya seperti Galaxy S25 Edge.
Dengan ukuran yang sedikit lebih ringkas namun tetap membawa kamera dan layar kelas flagship, perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang tidak membutuhkan stylus tetapi menginginkan performa tinggi.
Di sisi lain, persaingan dengan Apple juga semakin menarik.
Jika Samsung memperkenalkan label “Pro” untuk memperluas lini produknya, Apple justru disebut tengah menyiapkan branding “Ultra” untuk perangkat masa depan, termasuk iPhone lipat.
Salah satu faktor krusial dalam lini Galaxy S27 adalah performa chipset Exynos 2700.
Meski menunjukkan peningkatan dibanding generasi sebelumnya, laporan menyebutkan masih ada potensi masalah seperti panas berlebih dan performa yang belum konsisten dalam penggunaan berat.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Snapdragon 2nm Siap Ubah Standar Performa Smartphone Premium
Hal ini membuat Samsung masih bergantung pada Snapdragon untuk menjaga reputasi performa, terutama di segmen premium.
Idealnya, perusahaan ingin mengandalkan chipset buatannya sendiri secara global untuk integrasi perangkat lunak yang lebih optimal.
Meski demikian, Galaxy S27 Pro dipandang sebagai kandidat kuat menjadi produk paling menarik dalam lini S27.
Perangkat ini berpotensi memperkuat posisi Samsung di pasar smartphone premium yang semakin kompetitif.(*)
Editor : Budi Miank