PONTIANAK POST - Acer kembali menghadirkan laptop gaming kelas atas yang benar-benar oke. Lewat Predator Helios 16 AI, performa ekstrem dipadukan dengan layar OLED mewah dan spesifikasi kelas workstation.
Perangkat ini bahkan layak disebut sebagai pengganti PC desktop yang bisa dibawa ke mana saja.
Berikut ini ulasan mengenai laptop tersebut pada kanal YouTube Jagat Review (28/4).
Baca Juga: ASUS ROG Tancap Gas, Laptop Gaming AI Siap Kuasai Pasar
Laptop Gaming Mentok Kanan Tanpa Kompromi
Sejak awal, laptop ini langsung diposisikan sebagai perangkat ekstrem.
Predator Helios 16 AI hadir dengan kombinasi prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU Nvidia GeForce RTX 5090 Laptop, menjadikannya salah satu konfigurasi paling tinggi di kelasnya saat ini.
Spesifikasi Kelas Workstation
Laptop ini tidak hanya kencang untuk gaming, tapi juga untuk kebutuhan profesional seperti AI dan content creation.
Baca Juga: Review MacBook Neo: Chip A18 Pro, Harga Rp10 Jutaan: Laptop Murah Apple Ancam Dominasi Windows
Spesifikasi utama:
- CPU: Intel Core Ultra 9 275HX (24 core, hingga 5,4 GHz)
- GPU: RTX 5090 Laptop (VRAM 24 GB GDDR7, TGP hingga 175W)
- RAM: 64 GB DDR5 6400 dual channel
- Storage: 2 TB SSD (Gen 5 + Gen 4)
- NPU: Intel AI Boost hingga 13 TOPS
Kombinasi ini membuatnya sangat siap untuk multitasking berat, rendering, hingga AI workload.
Layar OLED 240Hz yang Mewah
Layar 16 inci ini mendukung:
- Resolusi 2560 x 1600 (16:10)
- Refresh rate 240 Hz
- HDR True Black 500
- DCI-P3 hampir 100%
Hasilnya cocok untuk gaming kompetitif sekaligus pekerjaan kreatif seperti editing video dan desain.
Desain Gaming Futuristik dengan RGB
Secara tampilan, laptop ini tampil agresif dengan berbagai elemen RGB.
RGB hadir di banyak area, termasuk logo, ventilasi, hingga palm rest. Namun, pengguna tetap bisa mematikannya melalui software Predator Sense.
Performa Kencang dan Stabil
Dalam pengujian performa, hasilnya sangat impresif.
- Cinebench R23 hingga ~37.000 poin
- Render Blender GPU: 2 menit 32 detik
- Export video 4K: sekitar 2 menit
Untuk gaming, bahkan judul berat seperti Cyberpunk 2077 bisa berjalan stabil dengan suhu yang masih aman.
Pendinginan dan Suhu
Laptop ini dibekali sistem pendingin serius:
- Dual fan AeroBlade 3D
- 6 heat pipe
- Liquid metal thermal
Meski suhu CPU bisa menyentuh 90–100°C saat beban penuh, hal ini masih dalam batas aman untuk kelas performa tinggi.
Baca Juga: Spesifikasi Galaxy A57 5G dan A37 5G di Indonesia, Andalkan Fitur AI dan Kamera Lebih Canggih
Baterai dan Pengisian Daya
Daya tahan baterai tergolong wajar untuk laptop sekelas ini.
- Video playback: ±6 jam 20 menit
- Charging: 52% dalam 30 menit
Harga dan Fitur Tambahan
Laptop ini dibanderol sekitar Rp79.999.000 dengan bonus:
- PC Game Pass 3 bulan
- Microsoft Office Home 2024
- Garansi 3 tahun + onsite service
- 1 tahun Accidental Damage Protection
Catatan Kekurangan
Meski sangat powerful, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Bobot total hampir 4 kg (dengan charger)
- Speaker kurang maksimal di kelas harga
- Suhu CPU tinggi pada beban penuh
Cocok untuk Siapa?
Laptop ini ditujukan untuk pengguna yang butuh performa ekstrem dalam bentuk portable.
Mulai dari gamer hardcore, content creator, hingga profesional AI semuanya bisa memanfaatkan kemampuan penuh laptop ini.
Baca Juga: ASUS ROG Pamerkan Laptop dan Perangkat Gaming Generasi Terbaru di Indonesia
Acer Predator Helios 16 AI bukan sekadar laptop gaming biasa. Dengan spesifikasi rata kanan, perangkat ini benar-benar mendekati performa desktop kelas atas dalam bentuk yang masih bisa dibawa.
Jika yang dicari adalah laptop tanpa kompromi untuk semua kebutuhan berat, ini jelas salah satu opsi paling kuat di pasaran saat ini. (*)
Editor : Miftahul Khair