PONTIANAK POST - Samsung kembali memperkuat pasar ponsel kelas menengah premium lewat peluncuran Galaxy A57 5G di Indonesia.
Perangkat yang resmi hadir sejak 7 April 2026 itu langsung mencuri perhatian karena membawa sejumlah fitur yang sebelumnya identik dengan lini flagship Samsung.
Tak hanya dari sisi desain, Samsung juga menaikkan banderol harga Galaxy A57 dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Galaxy S24 Bakal Dapat Fitur Kamera Canggih Galaxy S26, Samsung Mulai Gulirkan One UI 8.5
Varian terendah RAM 8GB dan penyimpanan 128GB kini dijual Rp7.599.000, sementara model tertinggi RAM 12GB dan memori 256GB mencapai Rp8.999.000.
Meski masuk kategori mid-range, Galaxy A57 membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari bodi lebih tipis dan ringan, sertifikasi tahan air IP68, hingga tampilan layar dengan bezel lebih ramping yang memberi kesan premium.
Galaxy A57 tampil lebih ergonomis dibanding Galaxy A56.
Ketebalan perangkat kini hanya 6,9 mm dengan bobot 179 gram, atau lebih tipis 0,5 mm dan lebih ringan 19 gram dibanding pendahulunya.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Mendadak Diburu Pengguna iPhone Setelah Bug Lockout Bikin Panik
Samsung juga mempertahankan layar Super AMOLED Plus 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz.
Namun, bezel bagian atas dan samping kini dibuat lebih tipis sehingga tampilan visual terasa lebih modern.
Peningkatan terbesar justru hadir pada daya tahan perangkat.
Galaxy A57 kini mengantongi sertifikasi IP68, naik dari IP67 pada generasi sebelumnya.
Fitur tersebut memungkinkan ponsel lebih tahan terhadap debu dan air, setara dengan beberapa model flagship Samsung.
Baca Juga: Galaxy S26 FE Siap Meluncur dengan Chip Exynos 2500, Samsung Tinggalkan Snapdragon?
Selain itu, bagian depan perangkat sudah dilapisi Gorilla Glass untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap goresan dan benturan ringan.
Samsung tampaknya sengaja memosisikan Galaxy A57 sebagai jembatan antara kelas menengah dan flagship. (*)
Editor : Budi Miank