PONTIANAK POST - Harga iPhone terbaru yang terus melambung membuat banyak pengguna mulai melirik perangkat lawas yang masih punya performa kencang dan dukungan sistem operasi panjang.
Sejumlah model iPhone generasi lama bahkan disebut masih sangat layak dibeli pada 2026 dibanding harus memaksakan diri membeli seri terbaru.
Laporan media teknologi BGR menyebut lini iPhone 16, iPhone 15 Pro hingga iPhone 14 Pro masih menawarkan performa tinggi, kamera mumpuni, dan dukungan pembaruan iOS selama bertahun-tahun ke depan.
Apple sendiri dikenal memberi dukungan perangkat lunak hingga lima sampai tujuh tahun.
Hal itu membuat iPhone lawas tetap kompetitif dibanding banyak smartphone Android yang dukungan pembaruannya lebih pendek.
Lini iPhone 16 disebut sebagai pilihan paling aman bagi pengguna yang ingin membeli iPhone “lama” tetapi masih sangat modern.
Seri ini memakai chip A18 dan A18 Pro yang tetap sanggup menjalankan fitur-fitur terbaru, termasuk teknologi Apple Intelligence dan sistem operasi iOS 26.
Selain itu, seluruh lini iPhone 16 sudah memakai port USB-C, tahan air dengan sertifikasi IP68, serta memiliki kamera utama 48 MP yang disebut mampu menghasilkan detail foto sangat baik.
Namun, BGR mengingatkan agar pengguna menghindari iPhone 16e karena dinilai terlalu banyak memangkas fitur dibanding model lainnya.
Sementara itu, iPhone 15 Pro Max dan iPhone 15 Pro disebut masih sangat bertenaga berkat chip A17 Pro.
Kedua perangkat ini juga tetap mendukung fitur AI terbaru Apple dan diperkirakan masih akan mendapat pembaruan iOS hingga empat tahun lagi.
Meski sudah dirilis sejak 2022, iPhone 14 Pro Max dan iPhone 14 Pro masih dianggap layak dibeli apabila ditemukan dengan harga miring.
Keduanya memakai chip A16 Bionic yang juga digunakan pada iPhone 15 reguler.
Seri ini tetap punya fitur premium seperti Dynamic Island, layar always-on display, kamera utama 48 MP, dan tingkat kecerahan layar hingga 2.000 nits.
Namun, ada beberapa kekurangan yang mulai terasa ketinggalan zaman, seperti penggunaan port Lightning, belum mendukung Apple Intelligence, dan tidak mendukung jaringan Thread terbaru.
BGR juga mengingatkan calon pembeli agar berhati-hati membeli iPhone bekas atau refurbished.
Pengguna disarankan memastikan kesehatan baterai masih di atas 80 persen agar tidak perlu sering mengisi daya atau mengganti baterai dalam waktu dekat.(*)
Editor : Budi Miank