Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Apple Diingatkan Jangan Kebablasan, Kamera iPhone 18 Pro Dinilai Tak Perlu Bikin Harga Meledak

Budi Miank • Minggu, 7 Juni 2026 | 10:27 WIB
Ilustrasi iPhone generasi terbaru yang disebut-sebut akan membawa peningkatan pada sektor kamera.(Ilustrasi AI)
Ilustrasi iPhone generasi terbaru yang disebut-sebut akan membawa peningkatan pada sektor kamera.(Ilustrasi AI)

PONTIANAK POST - Apple dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan teknologi variable aperture atau bukaan lensa variabel pada iPhone 18 Pro yang diperkirakan meluncur pada 2026. 

Namun, wacana tersebut menuai kritik karena dinilai berpotensi meningkatkan harga perangkat tanpa memberikan manfaat signifikan bagi sebagian besar pengguna smartphone. 

Menurut laporan Phone Arena, rumor yang beredar menyebutkan bahwa iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max berpeluang mengadopsi sistem kamera dengan bukaan lensa variabel. 

Baca Juga: Layar Galaxy S26 Ultra Disebut Paling Terbaca di Luar Ruangan, Lampaui iPhone 17 Pro Max dan Pixel 10 Pro XL

Teknologi ini memungkinkan kamera menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk melalui perubahan aperture secara mekanis.

Sebastian Pier menilai fitur tersebut berisiko membuat harga iPhone kembali meningkat. 

Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro dilaporkan mengalami kenaikan harga Rp1,63 juta, sehingga harga awal perangkat mencapai Rp17,91 juta.

Ia berpendapat bahwa teknologi bukaan lensa variabel lebih relevan untuk kamera profesional dibandingkan smartphone. 

Baca Juga: Bocoran iPhone Ultra Terus Bermunculan, Minat Konsumen terhadap Ponsel Lipat Apple Meledak

Hal itu karena sensor kamera ponsel berukuran jauh lebih kecil dibanding kamera DSLR atau mirrorless, sehingga perubahan aperture tidak menghasilkan perbedaan dramatis pada kedalaman bidang atau efek bokeh.

Pada kamera profesional, perubahan aperture dapat menciptakan efek artistik yang signifikan. 

Sebaliknya, pada smartphone, sebagian besar efek latar belakang buram atau portrait mode saat ini dihasilkan melalui pemrosesan perangkat lunak.

Dalam kondisi cahaya terang, aperture yang lebih kecil dapat membantu mengontrol pencahayaan dan meningkatkan ketajaman gambar pada area tertentu.

Alih-alih menambah kompleksitas kamera, ia menyarankan Apple mengalokasikan ruang dan biaya pengembangan untuk fitur lain yang dianggap lebih berguna. 

Beberapa opsi yang disebut antara lain penggunaan sensor kamera berukuran 1 inci, sistem stabilisasi gambar yang lebih baik, atau peningkatan kapasitas baterai.(*)

Editor : Budi Miank
#iPhone 18 Pro #kamera variable aperture #apple #iphone