PONTIANAK POST - Persaingan smartphone lipat premium diperkirakan semakin sengit setelah Vivo mengonfirmasi sejumlah fitur baru yang akan hadir pada X Fold 6.
Perangkat tersebut disebut membawa fokus kuat pada efisiensi kerja, pengelolaan file berbasis AI, dan pengalaman komputasi yang lebih fleksibel.
Menurut Han Boxiao, eksekutif Vivo, kombinasi AI File Manager, desktop mode, dan chipset terbaru menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan pengalaman produktivitas pada perangkat foldable.
Baca Juga: 4 HP Ini Cocok Bagi Pengguna yang Ingin Mendapatkan Hasil Foto Malam Terbaik, Berikut Daftarnya
Menjelang peluncurannya pada Juni 2026, Vivo menilai X Fold 6 memiliki bekal yang cukup untuk menjadi salah satu rival terkuat Samsung Galaxy Z Fold 8 di pasar global.
Salah satu fitur yang paling disorot adalah AI File Manager. Aplikasi pengelola file ini mampu melakukan penamaan file secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan, sehingga pengguna tidak lagi harus mengatur nama dokumen secara manual.
Teknologi tersebut bekerja dengan menganalisis isi file sebelum memberikan nama yang relevan.
Pendekatan ini dinilai dapat mempermudah pencarian dokumen dan meningkatkan efisiensi pengelolaan data.
Baca Juga: Jadwal iPhone 18 Pro Kian Mengarah ke September 2026, iPhone Fold Pertama Apple Ikut Meluncur?
Selain itu, AI File Manager juga menghadirkan fitur rekomendasi file cerdas.
Sistem akan menyarankan dokumen yang kemungkinan dibutuhkan pengguna berdasarkan aktivitas tertentu, termasuk sebelum atau sesudah rapat.
Fitur lainnya adalah pengelompokan file berbasis bahasa alami. Pengguna cukup memberikan perintah sederhana, seperti mengumpulkan seluruh dokumen terkait perjalanan tertentu, dan sistem akan mengelompokkannya secara otomatis.
Vivo juga menyiapkan widget khusus yang dapat menampilkan file yang paling sering digunakan langsung di layar utama perangkat.
Menurut Han Boxiao, Vivo X Fold 6 akan menggunakan chipset Dimensity 9500 Super Edition, varian khusus yang dikembangkan MediaTek untuk perangkat layar lipat berukuran besar.
Chip tersebut diklaim mampu meningkatkan performa multitasking, pemrosesan multi-thread, serta rendering multi-jendela.
Baca Juga: Vivo X500 Series Siap Meluncur dengan Lima Model, Andalkan Kamera dan Baterai Lebih Besar
Vivo juga menyebut efisiensi daya akan lebih optimal saat perangkat digunakan untuk beban kerja berat.
Sementara itu, perwakilan Vivo lainnya mengonfirmasi kehadiran desktop mode pada X Fold 6. Ketika dihubungkan ke monitor eksternal, perangkat dapat berfungsi layaknya komputer desktop.(*)
Editor : Budi Miank