PONTIANAK POST - Vivo dilaporkan sedang mempersiapkan Vivo X Fold 6 sebagai penantang baru di pasar ponsel lipat premium pada 2026.
Perangkat ini dikabarkan akan mengandalkan kombinasi fitur produktivitas kelas PC, performa tinggi, dan baterai berkapasitas besar untuk bersaing langsung dengan Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Berdasarkan bocoran yang beredar, Vivo X Fold 6 akan dibekali chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, dukungan multitasking yang lebih canggih, serta mode desktop yang memungkinkan pengalaman penggunaan menyerupai komputer saat dihubungkan ke layar eksternal.
Baca Juga: Samsung Rilis Update Hampir 900MB untuk Galaxy Z TriFold, Ada Kejutan AI yang Bikin Penasaran
Meski tetap mempertahankan desain lipat bergaya buku seperti pendahulunya, Vivo disebut memusatkan pengembangan pada OriginOS 6 Fold, sistem operasi yang dirancang khusus untuk memaksimalkan produktivitas di layar lipat.
Perangkat ini juga dikabarkan membawa baterai jumbo 7.500mAh, salah satu yang terbesar di segmen foldable premium.
Dalam materi promosi yang dibagikan Vivo, perusahaan memperkenalkan fitur baru bernama Atomic Workbench yang memungkinkan hingga empat aplikasi aktif tampil bersamaan di layar.
Pengguna juga dapat mengubah ukuran jendela aplikasi secara dinamis layaknya bekerja di komputer desktop.
Baca Juga: Honor X80 Pro Max Resmi Debut Bulan Ini, HP Baterai Jumbo 11.000mAh Siap Bikin Flagship Lain Minder
Vivo turut menghadirkan fitur desktop mode yang memungkinkan perangkat digunakan bersama monitor eksternal.
Saat terhubung ke layar tambahan, antarmuka Android akan berubah menjadi tampilan desktop lengkap dengan ikon, pengelolaan jendela, serta navigasi yang menyerupai sistem operasi PC.
Menurut teaser Vivo, fitur tersebut dirancang untuk menjadikan X Fold 6 sebagai perangkat produktivitas utama bagi pengguna profesional dan pekerja mobile.
Vivo juga telah mengonfirmasi penggunaan chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang diklaim dioptimalkan khusus untuk perangkat lipat dan pemrosesan kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan mengklaim performa unit pemrosesan AI (NPU) meningkat hingga 111 persen dengan konsumsi daya yang lebih rendah hingga 56 persen dibanding generasi sebelumnya.
Selain itu, Vivo memperkenalkan fitur AI File Manager yang mampu mengelola dokumen seperti pada komputer desktop sekaligus menjawab pertanyaan pengguna terkait file yang tersimpan di perangkat.
Baca Juga: Vivo Bongkar Fitur Unggulan X Fold 6 untuk Rebut Pasar Foldable Premium, Ini Jadwal Rilisnya
Sementara itu, pembocor teknologi Digital Chat Station mengungkap beberapa spesifikasi utama Vivo X Fold 6.
Perangkat ini disebut akan membawa layar luar berukuran 6,59 inci dan baterai besar 7.500mAh.
Untuk fotografi, Vivo diperkirakan menggunakan sensor utama 50MP berukuran 1/1,28 inci yang dipadukan dengan kamera telefoto periskop 64MP.
Sistem kamera tersebut tetap mengandalkan kolaborasi Vivo dengan Zeiss yang selama ini menjadi salah satu keunggulan seri X Fold.
Baca Juga: Vivo X500 Series Siap Meluncur dengan Lima Model, Andalkan Kamera dan Baterai Lebih Besar
Kemunculan Vivo X Fold 6 dipandang sebagai langkah agresif Vivo untuk memperkuat persaingan di pasar ponsel lipat premium yang selama ini didominasi Samsung dan Honor.
Hingga kini Vivo belum mengumumkan jadwal peluncuran global perangkat tersebut.
Namun berbagai teaser yang telah dirilis menunjukkan bahwa perusahaan sedang menyiapkan salah satu peningkatan terbesar pada lini foldable mereka dalam beberapa tahun terakhir.(*)
Editor : Budi Miank