PONTIANAK POST - Rumor kenaikan harga iPhone 18 Pro Max semakin menguat menjelang peluncurannya pada September 2026.
Sejumlah analis industri memperkirakan ponsel premium terbaru Apple itu dapat dibanderol mulai Rp22,8 juta, dipicu lonjakan biaya komponen serta strategi bisnis jangka panjang perusahaan menuju perayaan 20 tahun iPhone pada 2027.
Laporan terbaru menyebut Apple menghadapi tekanan biaya produksi yang signifikan akibat kenaikan harga memori dan komponen elektronik global.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Duel Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Bikin Smartphone Biasa Terlihat Jadul
Di saat yang sama, perusahaan dinilai sedang menyiapkan ruang harga yang lebih fleksibel untuk produk generasi berikutnya yang diperkirakan menjadi model peringatan 20 tahun iPhone.
CEO Tim Cook sebelumnya mengakui bahwa Apple sedang menghadapi kenaikan biaya yang sangat besar di sepanjang rantai pasoknya.
"Kami menghadapi kenaikan biaya yang sangat substansial dan telah berupaya keras melindungi konsumen dari tambahan biaya tersebut," kata Tim Cook dalam pernyataan yang dikutip berbagai laporan industri.
Tekanan terbesar disebut berasal dari pasar memori global. Industri teknologi saat ini menghadapi fenomena yang dijuluki "RAMpocalypse", yaitu lonjakan harga chip memori akibat meningkatnya permintaan pusat data kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Bukan Sekadar Notifikasi, Dynamic Island iPhone Ternyata Punya Fitur Nyeleneh yang Bikin Ketagihan
Harga modul memori DDR5 64GB dilaporkan melonjak dari Rp3,26 juta pada awal 2025 menjadi hampir Rp16,3 juta pada pertengahan 2026.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap biaya produksi berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone premium.
Menurut estimasi analis pasar, biaya paket RAM 12GB yang digunakan Apple pada iPhone generasi saat ini naik dari Rp636 ribu menjadi Rp2,36 juta.
Sementara biaya penyimpanan internal 256GB diperkirakan meningkat dariRp212 ribu menjadi lebih dari Rp815 ribu.
Akumulasi kenaikan komponen tersebut membuat biaya produksi iPhone 18 Pro diperkirakan naik dari sekitar Rp8,64 juta menjadi Rp11,83 juta.
Jika Apple mempertahankan margin keuntungan yang sama seperti generasi sebelumnya, harga jual perangkat diperkirakan berada di kisaran Rp21,2 juta hingga Rp22,8 juta.
Selain faktor biaya, sejumlah analis menilai Apple memiliki alasan strategis lain untuk menaikkan harga lebih awal.
Tahun 2027 akan menjadi momen peringatan 20 tahun iPhone sejak pertama kali diperkenalkan pada 2007.
Berbagai laporan industri menyebut Apple tengah menyiapkan perangkat edisi khusus yang berpotensi menjadi produk paling ambisius sejak peluncuran iPhone X pada 2017.
Dengan menaikkan harga pada generasi iPhone 18, Apple berpotensi mempertahankan harga perangkat edisi perayaan tersebut tanpa kenaikan signifikan sehingga lebih mudah diterima pasar.
Meski demikian, hingga kini Apple belum mengumumkan harga resmi maupun spesifikasi final iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.(*)
Editor : Budi Miank