PONTIANAK POST - Motorola memutuskan mempertahankan konfigurasi dua layar pada Razr 70 Ultra atau Razr Ultra 2026 dengan panel OLED lipat 7 inci di bagian utama dan layar penutup 4 inci di sisi luar perangkat.
Kedua layar tersebut masih mengusung teknologi LTPO OLED 165Hz yang mendukung Dolby Vision serta HDR10+, tanpa perubahan spesifikasi dibanding generasi sebelumnya.
Langkah ini menunjukkan Motorola tetap mengandalkan formula layar premium yang telah mendapat respons positif di pasar.
Baca Juga: Bukan Sekadar Buat Selfie, 5 iPhone Ini Jadi Raja Fotografi Mobile yang Masih Sulit Ditandingi
Layar utama hadir dengan resolusi 1.224 x 2.992 piksel, sementara layar penutup menawarkan resolusi 1.272 x 1.080 piksel dan reproduksi warna 10-bit untuk mendukung pengalaman visual yang lebih kaya dan responsif.
Meski Motorola mengklaim tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits, hasil pengujian independen menunjukkan angka maksimum hanya menyentuh 1.486 nits pada skenario white patch 75 persen.
Layar penutup mencatat hasil sedikit lebih rendah, namun tetap dinilai memadai untuk penggunaan di luar ruangan pada kondisi cahaya terang.
Baca Juga: Samsung Ngebut Lagi, Galaxy Z Fold8 Ultra Disebut Bawa Layar yang Bikin Fold7 Terlihat Jadul
Penguji juga menemukan tidak adanya peningkatan kecerahan otomatis saat ukuran white patch diperkecil dari 75 persen menjadi 10 persen.
Dari sisi pengalaman visual, panel Razr 70 Ultra tetap memenuhi standar ponsel flagship dengan refresh rate 165Hz, dukungan HDR10+, dan Dolby Vision.
Namun, performa HDR dinilai belum sepenuhnya memaksimalkan potensi perangkat, terutama jika dibandingkan dengan klaim spesifikasi resmi perusahaan.(*)
Editor : Budi Miank