PONTIANAK POST - Perbandingan awal antara iPhone Ultra dan Galaxy Z Fold 8 mulai terungkap melalui kemunculan unit dummy serta model casing kedua perangkat.
Bocoran tersebut memberikan gambaran pertama mengenai pendekatan desain yang akan dibawa Apple dan Samsung di segmen smartphone lipat premium.
Galaxy Z Fold 8 disebut hadir dengan bodi lebih tipis dan ringan, sedangkan iPhone Ultra diperkirakan menawarkan dimensi yang lebih tebal dan berbobot.
Baca Juga: 8 HP Gaming Murah Terbaik 2026, RedMagic 11 Air Jadi Juara dengan Harga di Bawah Rp9 Juta
Kedua perangkat diproyeksikan meluncur pada paruh kedua 2026 dengan strategi berbeda untuk bersaing di pasar ponsel lipat kelas atas.
Meski demikian, Apple disebut mengedepankan desain membulat untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
Galaxy Z Fold 8 dikabarkan menggunakan desain bodi yang lebih tegas dengan layar eksternal yang lebih tinggi dan bezel lebih tipis.
Sementara itu, iPhone Ultra mengusung bingkai melengkung serta tata letak kamera yang dirancang untuk memaksimalkan ergonomi.
Baca Juga: Apple Siapkan 5 Produk Baru Sekaligus, iPhone 18 Pro hingga iPhone Ultra Siap Debut September 2026
Pada sektor layar, kedua perangkat disebut sama-sama mengusung panel 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.500 hingga 2.600 nits.
Keduanya juga dirumorkan menghadirkan teknologi layar lipat tanpa bekas lipatan yang terlihat jelas.
Untuk urusan fotografi, Samsung dikabarkan menyematkan dua kamera 50MP yang terdiri atas sensor utama dan ultrawide.
Apple, di sisi lain, menyiapkan dua sensor 48MP yang difokuskan pada kualitas foto dan video.
Menariknya, kedua perangkat disebut tidak akan menghadirkan lensa telefoto.
Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah untuk menjaga dimensi perangkat tetap ramping dan efisien.
Baca Juga: Bocoran iPhone Air 2 Terungkap! Apple Disebut Tinggalkan Telefoto demi Kamera Ultrawide
Di sektor performa, Galaxy Z Fold 8 diprediksi mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk mendukung multitasking dan kebutuhan komputasi berat.
Adapun iPhone Ultra akan diperkuat chipset A20 Pro berbasis fabrikasi 2 nanometer yang diklaim lebih hemat daya.
Apple juga disebut menyiapkan baterai berkapasitas 5.800 mAh untuk iPhone Ultra.
Angka itu lebih besar dibandingkan Galaxy Z Fold 8 yang dirumorkan membawa baterai 4.800 mAh.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Diprediksi Meluncur 9 September 2026
Dari sisi perangkat lunak, Samsung tetap mengandalkan kemampuan multitasking khas perangkat lipat, termasuk fitur Dex yang memungkinkan pengalaman layaknya desktop.
Sementara Apple disebut mengadaptasi antarmuka yang menyerupai iPadOS dengan integrasi erat ke dalam ekosistem perangkatnya.
Soal harga, iPhone Ultra diperkirakan dibanderol antara Rp32,6 juta hingga Rp40,7 juta.
Sebaliknya, Galaxy Z Fold 8 diproyeksikan dijual di bawah Rp29,3 juta.(*)
Editor : Budi Miank