Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Samsung Tinggalkan Exynos di Galaxy A18? MediaTek dan Snapdragon Jadi Andalan Baru

Budi Miank • Minggu, 12 Juli 2026 | 08:54 WIB
Ilustrasi Samsung Galaxy A18 menunjukkan desain yang menjadi identitas ponsel kelas menengah dan entry-level Samsung. (Ilustrasi AI)
Galaxy A18 disebut akan menjadi ponsel Samsung pertama di seri A1x terbaru tanpa chipset Exynos. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan mengubah strategi pada Galaxy A18 dengan tidak lagi mengandalkan chipset Exynos untuk seluruh variannya. 

Sebagai gantinya, perusahaan disebut memilih MediaTek pada model 4G dan Qualcomm Snapdragon untuk versi 5G yang diperkirakan meluncur tahun ini.

Keputusan tersebut diyakini menjadi upaya Samsung menekan biaya produksi di tengah kenaikan harga komponen global. 

Baca Juga: iOS 27 Bawa Fitur Baru yang Bikin Copy-Paste iPhone Jauh Lebih Cepat, Cukup Sekali Ketuk!

Jika benar terealisasi, Galaxy A18 akan menjadi salah satu lini Galaxy A yang mengusung kombinasi chipset dari dua pemasok berbeda sekaligus.

Pada Galaxy A17, perusahaan masih mengandalkan kombinasi MediaTek Helio G99 untuk model 4G dan Exynos 1330 berbasis proses fabrikasi 5 nanometer untuk varian 5G.

Menurut laporan tersebut, Galaxy A18 4G akan memakai platform MediaTek yang hingga kini belum diumumkan secara resmi. 

Sementara itu, Galaxy A18 5G disebut akan mengusung chipset Qualcomm Snapdragon, meski detail seri prosesor yang digunakan masih dirahasiakan.

Baca Juga: iPhone 17 Pro Dapat Fitur Kamera Eksklusif, Clean HDMI Out Siap Manjakan Content Creator

Pemilihan Snapdragon untuk model 5G dinilai lebih menguntungkan bagi pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, yang selama ini dikenal lebih menerima perangkat dengan teknologi jaringan dari Qualcomm.

Keputusan itu sekaligus membuat divisi System LSI Samsung kehilangan salah satu sumber permintaan besar untuk lini chipset Exynos kelas menengah dan entry-level.

Harga komponen semikonduktor dan panel OLED menjadi faktor utama di balik perubahan strategi tersebut.

Samsung disebut berupaya menekan biaya produksi smartphone murah agar tetap kompetitif di pasar global tanpa harus menaikkan harga jual secara signifikan.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Samsung terkait kabar penghapusan Exynos dari Galaxy A18.

Seri Galaxy A1x selama ini menjadi salah satu lini paling penting bagi Samsung dari sisi volume penjualan.

Baca Juga: Survei Ungkap Pengguna Galaxy S26 Ultra Puas dengan Privacy Display, Fitur Baru Samsung Dipuji

Data Counterpoint Research menunjukkan Galaxy A17 5G berada di posisi kelima smartphone dengan pengiriman terbesar secara global pada kuartal pertama 2026. Sementara model 4G menempati posisi kesembilan.

Untuk mempertahankan capaian tersebut, Samsung dilaporkan telah menyiapkan produksi besar-besaran Galaxy A18 4G.

Produksi awal diperkirakan dimulai pada Agustus 2026 sebanyak 100 ribu unit, sebelum meningkat menjadi 2,4 juta unit pada September dan 2,5 juta unit pada Oktober.(*)

Editor : Budi Miank
#Galaxy A18 #Samsung Galaxy A18 5G #Snapdragon Samsung #MediaTek Galaxy A18 #Exynos Samsung