PONTIANAK POST - Samsung menghadirkan Secure Folder sebagai ruang penyimpanan khusus yang dirancang untuk melindungi data pribadi dari akses yang tidak sah.
Fitur berbasis Samsung Knox ini memungkinkan pengguna menyimpan foto, dokumen, hingga aplikasi dalam lingkungan terenkripsi yang terpisah dari sistem utama perangkat.
Meski telah tersedia di banyak perangkat Galaxy selama bertahun-tahun, Secure Folder masih jarang dimanfaatkan secara maksimal.
Baca Juga: Samsung Siapkan Galaxy Z Slide, Ponsel Layar Gulung Pertama Diprediksi Meluncur 2028
Padahal, fitur ini menawarkan lapisan keamanan tambahan melalui PIN, kata sandi, pola, maupun autentikasi biometrik untuk menjaga informasi sensitif tetap terlindungi.
Samsung menyebut teknologi ini mengandalkan sistem keamanan berstandar tinggi yang dirancang untuk melindungi data dari akses tidak sah maupun serangan siber.
Salah satu fungsi paling populer adalah menyimpan foto pribadi, tangkapan layar, hingga dokumen penting agar tidak muncul di galeri utama perangkat.
Pengguna dapat memindahkan file langsung ke Secure Folder melalui menu bawaan Samsung.
Baca Juga: Samsung Galaxy S27 Bakal Punya Selfie Auto Ikuti Wajah? Ini Bocoran Fitur Barunya
Seluruh data yang berada di dalam folder tersebut hanya dapat diakses menggunakan metode autentikasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Secure Folder juga memungkinkan pengguna menggandakan aplikasi perbankan, dompet digital, atau aplikasi investasi untuk memperoleh lapisan keamanan tambahan.
Samsung Knox menjaga aplikasi tersebut tetap terisolasi dari lingkungan utama ponsel.
Langkah ini dinilai penting mengingat meningkatnya ancaman pencurian data dan serangan malware terhadap perangkat seluler.
Pengguna dapat menjalankan dua versi aplikasi yang sama, misalnya WhatsApp, email, atau media sosial, sehingga akun pekerjaan dan pribadi tidak saling bercampur.
Samsung menyebut fitur ini ideal untuk membangun profil kerja yang sepenuhnya terpisah dari penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Bocoran Redmi Terbaru, Smartphone Layar Jumbo 7 Inci Siap Bangkitkan Tren Phablet
Fleksibilitas tersebut menjadikan Secure Folder sebagai alternatif praktis tanpa memerlukan perangkat kedua.
Selain mengunci akses, pengguna dapat menghilangkan ikon Secure Folder dari layar aplikasi melalui Quick Settings.
Opsi ini membuat orang lain tidak mengetahui keberadaan ruang penyimpanan pribadi tersebut.
Samsung juga menyediakan fitur kustomisasi nama dan ikon agar tampil lebih samar di perangkat pengguna.
Mulai One UI terbaru, pengguna bisa mengaktifkan enkripsi tambahan yang menghentikan seluruh aplikasi dan notifikasi di dalam Secure Folder hingga kembali dibuka.(*)
Editor : Budi Miank