PONTIANAK POST - iPhone Air 2 dinilai perlu membawa sejumlah pembaruan penting agar mampu bersaing lebih kuat saat diperkirakan meluncur pada 2027.
Sejumlah pengamat menilai Apple perlu menyempurnakan perangkat ultra-tipis tersebut tanpa menghilangkan karakter desain yang menjadi daya tarik utamanya.
Peningkatan sistem pendingin, penambahan kamera kedua, serta baterai berkapasitas lebih besar menjadi tiga perubahan yang paling banyak diusulkan.
Baca Juga: Honor 600 Pro Tawarkan Rasa Flagship dengan Harga Lebih Bersahabat, Ini Keunggulannya
Kombinasi pembaruan tersebut diyakini dapat membuat iPhone Air 2 lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan desain ramping tanpa harus mengorbankan performa maupun daya tahan penggunaan.
Generasi pertama iPhone Air mendapat respons positif berkat bodinya yang hanya setebal 5,64 mm dan bobot 165 gram.
Namun, sejumlah pengguna menilai Apple masih memiliki ruang untuk menyempurnakan perangkat tersebut agar tidak hanya unggul dari sisi desain.
AppleInsider menyebut sistem pendingin berbasis vapor chamber atau teknologi serupa dapat menjadi salah satu peningkatan penting pada iPhone Air 2.
Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga performa chipset kelas atas dalam bodi yang sangat tipis.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jadwal Rilis iPhone 18 Pro Makin Jelas, Apple Disebut Tetap Pilih Awal September
Peningkatan manajemen panas juga dinilai penting mengingat aplikasi berbasis kecerdasan buatan dan gaming semakin menuntut kinerja tinggi dalam penggunaan jangka panjang.
Perubahan kedua yang diusulkan adalah penambahan kamera kedua, seperti lensa ultra-wide atau telefoto.
Saat ini, iPhone Air hanya mengandalkan satu kamera utama 48 MP, berbeda dengan model Pro yang menawarkan fleksibilitas fotografi lebih luas.
Menurut AppleInsider, kehadiran dua kamera dapat memperluas segmen pengguna tanpa harus mengubah identitas iPhone Air sebagai perangkat yang ringan dan tipis.
Aspek ketiga yang dinilai krusial adalah peningkatan kapasitas baterai.
Desain ultra-tipis memang menjadi nilai jual utama, tetapi sebagian pengguna menginginkan daya tahan yang lebih panjang untuk aktivitas harian.(*)
Editor : Budi Miank