Galaxy S27 Bikin Heboh! Samsung Disebut Pakai Baterai Silicon-Carbon, Rival China Tak Lagi Sendirian

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:42 WIB
Render lini Galaxy S27 Pro terbaru memperlihatkan arah desain Samsung yang makin menipis dan premium. (Ilustrasi AI)
Ilustrasi Samsung Galaxy S27 yang dirumorkan membawa teknologi baterai silicon-carbon generasi terbaru.(Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan akan membawa perubahan besar pada lini Galaxy S27 dengan mengadopsi teknologi baterai silicon-carbon (Si-C). 

Inovasi ini diyakini mampu menghadirkan kapasitas baterai lebih besar tanpa membuat bodi smartphone menjadi lebih tebal.

Rumor tersebut mencuat setelah Samsung dinilai terlalu lama mempertahankan kapasitas baterai flagship yang relatif stagnan. 

Baca Juga: Samsung Galaxy F70 Pro Tampil Super Tipis, Desain Kameranya Langsung Bikin Melirik

Kehadiran baterai silicon-carbon diharapkan mampu meningkatkan daya tahan perangkat sekaligus menjawab kritik pengguna yang selama ini menyoroti aspek tersebut.

Galaxy S27 akan menjadi langkah penting bagi Samsung untuk mengejar produsen asal China yang lebih dulu memanfaatkan teknologi silicon-carbon.

Jika bocoran itu benar, Galaxy S27 berpotensi menjadi titik balik strategi Samsung di pasar smartphone premium.

Perubahan ini bukan sekadar peningkatan spesifikasi, melainkan jawaban Samsung terhadap tuntutan pengguna yang menginginkan daya tahan lebih lama tanpa mengorbankan desain perangkat.

Baca Juga: iPhone Mulai Kewalahan? Galaxy S26 Ultra Dipuji Lebih Pintar, Lebih Gahar, Lebih Serbaguna

Teknologi silicon-carbon menggunakan material berbasis silikon pada anoda baterai sehingga memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional.

Dengan teknologi tersebut, produsen dapat meningkatkan kapasitas baterai atau membuat perangkat lebih tipis tanpa mengurangi daya tahan.

Sejumlah laporan industri bahkan menyebut Samsung sedang menguji beberapa konfigurasi baterai untuk Galaxy S27 Ultra yang diperkirakan berada di kisaran 5.700 mAh hingga 5.800 mAh, meningkat dibanding kapasitas 5.000 mAh yang dipertahankan pada beberapa generasi sebelumnya.

Namun, hingga kini spesifikasi tersebut masih berupa rumor dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung.

Selain peningkatan daya, teknologi baru ini juga diperkirakan membantu efisiensi termal dan memperpanjang waktu penggunaan untuk aktivitas berat seperti bermain gim, merekam video, hingga menjalankan fitur kecerdasan buatan (AI).

Samsung disebut telah lebih dulu menerapkan baterai silicon-carbon pada lini ponsel lipat terbarunya sebelum memperluas penggunaannya ke seri Galaxy S.

Rumor lain menyebut Galaxy S27 akan hadir dengan susunan lini produk baru, termasuk varian Galaxy S27 Pro, sehingga Samsung memiliki lebih banyak pilihan untuk bersaing di kelas flagship premium.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold8 Usung Desain Passport, Layar Lebih Nyaman untuk Multitasking dan Aktivitas Harian

Strategi tersebut dinilai memberi ruang bagi perusahaan untuk menghadirkan perangkat berfitur tinggi dengan harga lebih kompetitif dibanding model Ultra.

Samsung sendiri belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga resmi Galaxy S27.

Namun jika mengikuti pola sebelumnya, seri flagship tersebut diperkirakan diperkenalkan pada awal 2027.

Lini Galaxy S26 Ultra saat peluncuran dibanderol Rp21,17 juta, sehingga Galaxy S27 Ultra kemungkinan akan berada pada kisaran harga serupa atau lebih tinggi bergantung pada spesifikasi akhirnya.(*)

Editor : Budi Miank
Samsung Galaxy S27 Galaxy S27 Ultra Samsung flagship baterai silicon-carbon spesifikasi Galaxy S27