PONTIANAK POST - Samsung Galaxy S26 FE semakin dekat memasuki pasar Indonesia setelah berhasil mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian.
Kehadiran sertifikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa smartphone Fan Edition tersebut tengah dipersiapkan untuk debut resmi di Tanah Air.
Dalam catatan sertifikasi, Galaxy S26 FE memperoleh nilai TKDN sebesar 38,20 persen.
Baca Juga: OnePlus N6x Resmi Rilis! Baterai 7.000 mAh, Harga Rp3,6 Jutaan Bikin HP Midrange Makin Panas
Pencapaian tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum perangkat dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Lolosnya TKDN menunjukkan proses persiapan Samsung untuk membawa Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia semakin matang.
Setelah ini, Galaxy S26 FE masih harus memperoleh sertifikat perangkat telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelum resmi dijual di Indonesia.
Bocoran yang beredar menyebutkan, Galaxy S26 FE disebut akan ditenagai chip Exynos 2500, prosesor yang juga digunakan pada Galaxy Z Flip 7.
Baca Juga: Belum Rilis Sudah Bikin Rival Panas! Redmi K100 Pro Max Bawa Spek Monster, Ini Bocorannya
Chipset tersebut diperkirakan membawa peningkatan performa kecerdasan buatan (AI) sekaligus efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.
Samsung juga dikabarkan akan menghadirkan Galaxy S26 FE dalam empat pilihan warna, yakni Purple, Black, Gray, dan White.
Perangkat ini disebut tersedia dalam tiga opsi penyimpanan, yaitu 128 GB, 256 GB, dan 512 GB.
Untuk pasar Eropa, bocoran harga menyebut varian 128 GB akan dibanderol Rp14,1 juta, varian 256 GB sebesar Rp15,2 juta, sedangkan model 512 GB diperkirakan dijual Rp17,5 juta.
Meski demikian, harga resmi di Indonesia diperkirakan akan berbeda setelah memperhitungkan pajak dan kebijakan pasar lokal.
Hingga kini Samsung belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi Galaxy S26 FE di Indonesia.(*)
Editor : Budi Miank