PONTIANAK POST - Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy S26 Ultra sebagai dua smartphone premium dengan karakter berbeda.
Keduanya sama-sama mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, tetapi menawarkan pengalaman yang berbeda dari sisi desain, kamera, produktivitas, hingga daya tahan.
Galaxy Z Fold8 Ultra lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna dengan layar lipat berukuran 8 inci.
Baca Juga: Google Pixel Fold Masih Worth It di 2026? Ini Alasan dan Kekurangannya
Form factor tersebut memberikan ruang lebih luas untuk multitasking, bekerja, menikmati konten, maupun menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan.
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra menawarkan pendekatan smartphone konvensional dengan fokus pada kemampuan flagship.
Saat dibuka, perangkat menawarkan pengalaman layaknya tablet sehingga lebih nyaman untuk multitasking, membaca dokumen, mengedit konten, hingga menikmati hiburan.
Di sisi lain, Galaxy S26 Ultra tetap mempertahankan desain smartphone konvensional yang dinilai lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Varian Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra yang Paling Cocok Buat Kamu
Perangkat ini juga memiliki keunggulan dari sisi ketahanan karena mengusung sertifikasi IP68, sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra masih menggunakan IP48, sehingga perlindungan terhadap debunya lebih terbatas.
Pada sektor kamera, Galaxy S26 Ultra unggul berkat konfigurasi yang lebih lengkap.
Selain kamera utama beresolusi tinggi, perangkat ini dibekali dua kamera telefoto, sehingga kemampuan zoom optik lebih fleksibel dibanding Galaxy Z Fold8 Ultra yang memiliki sistem kamera lebih sederhana.
Galaxy S26 Ultra masih menjadi pilihan utama bagi pengguna S Pen.
Berbeda dengan seri Ultra pada lini Galaxy S, Galaxy Z Fold8 Ultra tidak lagi mendukung stylus, sehingga kurang ideal bagi pengguna yang sering mencatat, menggambar, atau mengedit dokumen menggunakan pena digital.
Meski demikian, Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan nilai tambah yang tidak dimiliki Galaxy S26 Ultra.
Layar lipatnya memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan dengan lebih leluasa melalui fitur Flex Mode dan tampilan multitasking yang lebih luas.
Baca Juga: Poco F9 Ultra dan F9 Pro Makin Dekat ke Indonesia! Sertifikat SDPPI Sudah Terbit
Hal tersebut membuat perangkat lebih cocok bagi pekerja profesional maupun kreator konten yang membutuhkan ruang kerja lebih besar dalam satu perangkat.
Kedua perangkat sama-sama dibekali fitur Galaxy AI, performa kelas flagship, serta dukungan perangkat lunak terbaru Samsung.
Karena menggunakan chipset yang identik, perbedaan performa sehari-hari tidak terlalu signifikan. Pilihan akhirnya lebih ditentukan oleh kebutuhan pengguna dibanding spesifikasi inti.
Galaxy Z Fold8 Ultra lebih tepat bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas dan pengalaman layar besar dalam format lipat.
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra tetap menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang menginginkan kamera lebih lengkap, dukungan S Pen, daya tahan lebih baik, dan pengalaman smartphone flagship yang lebih praktis.(*)
Editor : Budi Miank