PONTIANAK POST – Apple dikabarkan menyiapkan sejumlah pembaruan penting untuk iPhone 18 Pro Max.
Flagship generasi berikutnya itu disebut membawa perubahan yang cukup signifikan dibandingkan pendahulunya.
Peningkatan kabarnya mencakup beberapa komponen utama, mulai dari prosesor dan kapasitas baterai hingga sistem pendingin.
Baca Juga: iPhone Ultra Segera Hadir, Ponsel Lipat Apple Bawa Layar Utama 7,8 Inci dan Engsel Baru
Apple juga disebut akan melakukan perubahan pada arsitektur perangkat keras untuk meningkatkan kemampuan perangkat secara keseluruhan.
Meski informasi tersebut menarik perhatian, spesifikasi iPhone 18 Pro Max masih sebatas bocoran. Apple belum mengonfirmasi secara resmi detail perangkat yang akan dibawanya.
Salah satu peningkatan utama iPhone 18 Pro Max disebut berasal dari chip A20 Pro.
Baca Juga: iPhone Air Setahun di Pasaran, Harga Rp16,3 Juta Dinilai Sulit Dibenarkan
Prosesor tersebut dikabarkan dibuat menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer TSMC.
Teknologi ini diharapkan meningkatkan performa sekaligus membuat konsumsi daya lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Apple juga disebut akan menggunakan teknologi pengemasan Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM).
Teknologi tersebut memungkinkan prosesor dan memori terintegrasi lebih rapat sehingga berpotensi mengurangi latensi, meningkatkan pembuangan panas, dan memperbaiki efisiensi pemrosesan.
Dengan kombinasi tersebut, A20 Pro diproyeksikan lebih kuat menangani tugas berat seperti pemrosesan AI, pengeditan video resolusi tinggi, hingga game dengan grafis kompleks.
Peningkatan yang paling mencolok disebut terjadi pada sektor baterai.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Dikabarkan Hadir dengan Tiga Warna Baru yang Berbeda dari Pendahulu
iPhone 18 Pro Max diperkirakan membawa baterai berkapasitas sekitar 5.567 mAh, hampir 500 mAh lebih besar dibanding iPhone 17 Pro Max.
Namun, baterai jumbo tersebut tampaknya memiliki konsekuensi.
Apple disebut harus membuat bodi sedikit lebih besar untuk mengakomodasi kapasitas tersebut.
Bocoran yang beredar menyebut perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 9 mm dan bobot kurang lebih 240 gram.
Baca Juga: Apple Siap Masuk Pasar Ponsel Lipat, iPhone Fold Pertama Diprediksi Meluncur 9 September 2026
Artinya, iPhone 18 Pro Max berpotensi menjadi lebih berat dibanding pendahulunya.
Jadi, calon pengguna mungkin mendapatkan daya tahan baterai lebih panjang, tetapi harus berdamai dengan bodi yang makin bongsor.
Selain baterai dan prosesor, Apple disebut sedang menyiapkan sistem pendingin baru.
Perusahaan dikabarkan akan menggunakan generasi baru vapor chamber yang memanfaatkan material baja tahan karat.
Sistem tersebut dirancang untuk menjaga temperatur perangkat ketika digunakan menjalankan pekerjaan berat atau bermain game dalam waktu lama.
Jika terealisasi, perubahan ini cukup masuk akal mengingat A20 Pro 2nm dan kemampuan AI yang lebih berat berpotensi meningkatkan beban kerja perangkat.
Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Debut September 2026, Bawa Memori CXMT dan Siap Ganggu iPhone Ultra
Kabar kurang menyenangkan datang dari sisi biaya produksi. Laporan yang dikutip menyebut biaya komponen iPhone 18 Pro Max versi 1TB berpotensi meningkat sekitar Rp4,8 juta.
Kenaikan tersebut terutama dikaitkan dengan melonjaknya harga NAND dan DRAM akibat tingginya permintaan perangkat keras untuk AI.
Komponen memori flash untuk varian 1TB bahkan disebut dapat menelan biaya lebih dari Rp4 juta.(*)
Editor : Budi Miank