PONTIANAK POST – Huawei Watch 6 dinilai unggul dalam desain, tampilan layar, dan kemampuan pelacakan kesehatan, meski masih memiliki sejumlah catatan minus.
Huawei Watch 6 tampil sebagai jam tangan pintar kelas atas yang menempatkan fitur kesehatan dan kebugaran sebagai fokus utama, dipadukan dengan berbagai sensor, desain stylish, layar terang, dan daya tahan baterai multi-hari.
Jam ini diklaim mampu bertahan sekitar tiga setengah hari dengan mode always-on display dan pelacakan kesehatan aktif, bahkan dalam pengujian mendekati empat hari dengan pemakaian rutin ditambah beberapa sesi olahraga berbasis GPS.
Baca Juga: Bocor Daftar Harga Sparepart Xiaomi 18 Fold, Layar Dalam Jauh Lebih Mahal dari Layar Luar
Fitur unggulan lainnya ada pada layar AMOLED 1,5 inci yang dinilai tajam, memiliki warna hidup, dan cukup terang untuk digunakan di luar ruangan.
Dari sisi kesehatan, ponsel ini mengandalkan sistem X-Tap besutan Huawei yang memadukan sensor ECG, PPG, dan sensor sensitif tekanan sekaligus.
Ponsel ini disebut sebagai alternatif kuat bagi pengguna yang mencari pengganti Apple Watch maupun Galaxy Watch.
Sensor X-TAP 12-kanal pada Watch 6 memiliki responsivitas dua kali lipat dibanding Huawei Watch 5 generasi sebelumnya.
Baca Juga: Huawei Mate XT 2 Paket Stylus Rp74 Jutaan Resmi Dijual, RAM 16GB dan Storage 2TB
Meski begitu, sejumlah kekurangan yang membuat Watch 6 belum sepenuhnya bersaing dengan smartwatch paling pintar di pasaran.
Dukungan aplikasi pihak ketiga dinilai masih terbatas, sementara pelacakan tidurnya dianggap kurang konsisten, sehingga sedikit mengurangi kredibilitasnya sebagai perangkat kebugaran.
Dari sisi kompatibilitas, Huawei Watch 6 dapat digunakan dengan perangkat iOS maupun Android melalui aplikasi Huawei Health.
Namun, pengguna Android perlu mengunduh aplikasi tersebut langsung dari situs resmi Huawei atau toko aplikasi pihak ketiga, karena tidak tersedia di Google Play Store.
Huawei Watch 6 diluncurkan bersamaan dengan sejumlah perangkat lain, termasuk Watch 6 Pro, Watch GT 7, Watch GT 7 Pro, dan Watch D3, dalam ajang IFA 2026 lalu. (*)
Editor : Budi Miank