Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

FKIP Untan Melakukan Participatory Rural Pengolahan Hasil Ikan di Karimunting

A'an • Jumat, 18 Agustus 2023 | 14:21 WIB
KEGIATAN: Tim Pinov FKIP Universitas Tanjungpura saat melakukan sejumlah kegiatan di kampung nelayan Karimunting, Kabupaten Bengkayang. IST
KEGIATAN: Tim Pinov FKIP Universitas Tanjungpura saat melakukan sejumlah kegiatan di kampung nelayan Karimunting, Kabupaten Bengkayang. IST

PONTIANAK - Tim Pinov FKIP Universitas Tanjungpura yang diketuai Dr. Hj. Nuraini Asriati, M.Si melakukan serangkaian kegiatan antara lain sosialisasi SOP, pelatihan pengajuan BPOM dan pengujian model participacy rural berbasis appraisal untuk pengujian hasil olahan ikan di Karimunting, baru baru ini.

Namun sebelumnya, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) terlebih dahulu untuk menggali kebutuhan masyarakat nalayan tersebut yang tergabung dalam koperasi cahaya pesisir. 

Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 orang dari kelompok pembelah ikan. Dari 30 orang tersebut dibagi menjadi enam kelompok pangan olahan ikan dengan diversifikasi produk seperti abon soga (kelompok 1), kerupuk ikan (kelompok 2), abon udang (kelompok 3), stik ikan (kelompok 4), basreng ikan (kelompok 5) dan nugget (kelompok 6).

Nuraini Asriati menjelaskan, sebelumnya, setiap kelompok tersebut melakukan produksi terlebih dahulu. Dari pengamatan tim pinov melalui vidio rekaman proses produksi olahan ikan tersebut, sebagian kelompok belum memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan.

"Oleh karena itu, tim peneliti melakukan pendekatan dengan sosialisasi dan pelatihan terhadap ibu-ibu kelompok pembelah ikan pada tanggal 9 dan 10 Agustus dilanjutkan dengan pengujian model oleh tim," katanya.

Adapun sebagai nara sumber pada sosialisasi SOP yaitu Prof. Dr. Mashudi, Dra Syamswisna,M.Pd, Sandra Fitria, M.Pd. sedangkan pemateri pelatihan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu Dr. Nuraini Asriati, M.Si, Sayuti , S.Pdi, Drs, Rasyeli dan Abdul Muluk.

Menurut Nuraini, dari pelaksanaan sosialisasi SOP, pelatihan pengajuan BPOM dan pengujian model peserta mendapat pengetahuan dan pencerahan berharga terhadap hal hal yang harus diperhatikan selama dalam proses pengolahan ikan menjadi makanan siap saji.

"Pengujian model paricipatory rural dapat diterapkan di kampung nelayan karena partisipasi  peserta menunjukkan sangat antusias mengikutinya sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses," katanya.

Diharapakan, dengan adanya model participatory rural ini masyarakat ikut melibatkan diri berpartisipasi dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat sekitarnya dan pendapatan daerah sebagai kawasan OVOP Karimunting. (r/ser)

Editor : A'an
#bpom #Universitas Tanjungpura Pontianak