PONTIANAK POST — Menambahkan tanaman hijau ke dalam ruangan memang menjadi trik jitu untuk mempercantik estetika interior sekaligus memberikan efek menenangkan. Tren mengoleksi tanaman hias ini pun kian meroket dalam beberapa tahun terakhir seiring banyaknya orang yang menyadari manfaat positifnya bagi kesegaran hunian.
Namun, melansir laporan jurnalis John Sundholm, jika ditinjau dari kacamata Feng Shui—ilmu topografi kuno asal Tiongkok yang mengatur tata ruang agar selaras dengan alam—beberapa tumbuhan populer yang digemari publik justru bisa memberikan dampak yang sebaliknya.
Pakar Feng Shui sekaligus desainer interior asal Los Angeles, Maria Park, mengungkapkan bahwa penataan barang di dalam rumah memiliki pengaruh yang sama besarnya dengan denah tata letak bangunan. Berdasarkan analisisnya, terdapat tiga jenis tanaman populer yang memancarkan "energi buruk" jika diletakkan di dalam ruangan, sehingga sebaiknya dilarang keras berada di dalam rumah demi menjaga keharmonisan aliran energi hidup (chi).
Baca Juga: 7 Tanaman Penarik Rezeki Menurut Feng Shui: Rahasia Simbolisme dan Trik Penempatan yang Tepat
Berikut adalah tiga jenis tanaman yang wajib Anda singkirkan dari dalam rumah menurut pandangan Feng Shui:
1. Bonsai: Menyimbolkan Pertumbuhan yang Terhambat
Seni mengerdilkan pohon asal Jepang ini memang dikenal luas memiliki efek positif bagi psikologis karena melatih fokus, ketenangan, dan kreativitas pemiliknya. Namun, Maria Park menegaskan bahwa hobi yang bermanfaat ini sebaiknya hanya dilakukan di luar ruangan saja. Dalam filosofi Feng Shui, pohon miniatur seperti bonsai melambangkan pertumbuhan yang terhambat atau kerdil. Mengingat prinsip Feng Shui didasarkan pada penyerapan energi dari benda-benda di sekitar kita, keberadaan bonsai di dalam ruangan dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan hidup, terutama berpotensi besar menghambat kemajuan karier Anda.
2. Kaktus: Memancarkan "Panah Beracun" yang Memicu Stres
Kaktus kerap menjadi pilihan utama untuk dekorasi ruangan bergaya minimalis karena bentuknya yang unik dan perawatannya yang sangat praktis. Sayangnya, tanaman ini membawa reputasi yang kurang baik dalam pandangan Feng Shui jika ditaruh di dalam interior rumah. Park menjelaskan bahwa tanaman kaktus dapat mengundang energi negatif dan memicu stres bagi penghuninya. Hal ini berkaitan dengan prinsip Feng Shui mengenai konsep "panah beracun" (poison arrows), sebuah istilah yang merujuk pada benda-benda yang memiliki permukaan tajam atau runcing. Kendati demikian, banyak praktisi Feng Shui menilai menanam kaktus di halaman luar rumah justru berdampak positif karena bisa berfungsi sebagai pagar pelindung gaib bagi hunian Anda.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Arti Warna Mobil Menurut Feng Shui yang Bisa Pengaruhi Hoki dan Rezeki Anda
3. Pohon Jowaru (Yew Trees): Membawa Aura Kematian dan Kedukaan
Pohon Yew (sejenis konifer berdaun jarum dengan buah beri merah cerah) dikenal sebagai salah satu tumbuhan dengan usia harapan hidup tertua di bumi. Di balik pesonanya, tanaman ini sejatinya sangat beracun bagi manusia, hewan peliharaan, maupun hewan ternak. Di berbagai kebudayaan Eropa dan Asia, pohon ini secara tradisional kerap ditanam di area pemakaman, sehingga melekat erat dengan simbolisme kematian serta masa kedukaan. Jika dipaksakan tumbuh di dalam rumah, tanaman ini dipercaya dapat mengundang atmosfer negatif yang pekat. Oleh sebab itu, Park menyarankan agar pohon ini dibiarkan tumbuh bebas di alam terbuka atau untuk kebutuhan lanskap luar ruangan saja demi faktor keselamatan dan keharmonisan energi. (*)
Editor : Rafael B. Junior