Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Destry Gubernur BI Jadi Sentimen Positif, Pasar Optimistis IHSG Menguat

A
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Pasar saham Indonesia masih memiliki alasan untuk optimistis meski tekanan dari Amerika Serikat (AS) kembali meningkat. Terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu sentimen positif yang diharapkan menjaga kepercayaan investor terhadap arah kebijakan moneter domestik.

Sentimen tersebut hadir ketika investor global kembali mewaspadai kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Ekspektasi kenaikan suku bunga AS pada September meningkat menjadi 58 persen, dari sebelumnya 36 persen.

Advertisement

Praktisi pasar modal Hans Kwee menilai tekanan eksternal tersebut tetap perlu diperhatikan. Namun, kondisi domestik memberikan alasan bagi pasar untuk tidak terlalu pesimistis.

Destry Jadi Penopang Kepercayaan Pasar

Terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dinilai menjadi kabar positif bagi dunia usaha dan pasar keuangan.

Advertisement

Investor berharap Destry mampu menjaga kerangka kebijakan moneter yang jelas, kredibel, dapat diprediksi, dan berorientasi ke depan.

"Penting bagi BI menjaga independensi dalam menjalankan mandatnya," ujar Hans.

Bagi pasar, kepastian arah kebijakan menjadi penting karena dapat membantu investor memperkirakan kondisi likuiditas, suku bunga, nilai tukar, dan prospek perekonomian nasional.

Karena itu, figur gubernur bank sentral menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar ketika menentukan strategi investasi.

Tekanan The Fed Belum Hilang

Optimisme dari dalam negeri tetap berhadapan dengan risiko global.

Advertisement

Artikel Terkait

Menguat Seharian, IHSG Ditutup Merah usai MSCI Rebalancing: Rupiah Nyaris Rp18.000 Jadi Tekanan Baru

Menguat Seharian, IHSG Ditutup Merah usai MSCI Rebalancing: Rupiah Nyaris Rp18.000 Jadi Tekanan Baru

Rupiah nyaris Rp18.000 per dolar AS saat IHSG terus tertekan, investor asing mulai keluar dan daya tahan ekonomi kembali diuji.

Destry Prioritaskan Stabilitas Rupiah hingga Dorong Kredit

Destry Prioritaskan Stabilitas Rupiah hingga Dorong Kredit

Destry Damayanti menyiapkan strategi menjaga rupiah, mendorong kredit ke sektor riil, memperkuat ekspor, dan menopang pertumbuhan ekonomi.

Purbaya Soal Namanya Masuk Bursa Gubernur BI: Saya Ikuti Arahan Bapak Presiden

Purbaya Soal Namanya Masuk Bursa Gubernur BI: Saya Ikuti Arahan Bapak Presiden

Purbaya menunggu arahan Presiden Prabowo soal posisi Gubernur BI usai Perry Warjiyo mundur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer