Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut KAI Dipanggil Presiden Prabowo, Trans Kalimantan Kembali Menanti Kepastian

A
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Rencana pembangunan jalur kereta Trans Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kementerian Perhubungan menyiapkan proyek tersebut. Di tengah rencana jaringan sepanjang 2.772 kilometer itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang.

Bobby tiba sekitar pukul 14.40 WIB mengenakan seragam putih bertuliskan KAI. Kepada wartawan, dia mengatakan kedatangannya atas panggilan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Advertisement

“Dipanggil, dipanggil, di-call sama Seskab,” ujarnya singkat.

Bobby mengaku belum mengetahui agenda pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Dia kemudian bergegas masuk ke Kompleks Istana Kepresidenan tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Belum diketahui apakah pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan kereta Trans Kalimantan. Namun, proyek perkeretaapian di Pulau Borneo kembali mendapat perhatian setelah Prabowo secara terbuka meminta agar pembangunan jalur kereta tidak hanya berfokus di Sumatra.

Advertisement

“Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai,” kata Prabowo saat meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, akhir Juli lalu.

Presiden menyebut jalur Trans Sumatra direncanakan menghubungkan Bakauheni di bagian selatan hingga wilayah paling utara Pulau Sumatra. Proyek tersebut menjadi target yang harus diwujudkan KAI bersama Kementerian Perhubungan.

Pernah Dijanjikan Sejak 2016

Rencana kereta Trans Kalimantan sebenarnya bukan gagasan baru. Lebih dari satu dekade lalu, pemerintah pernah menargetkan pembangunan sedikitnya 2.000 kilometer rel yang menghubungkan Pontianak hingga Samarinda melalui Banjarmasin.

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenhub Fokus Pengembangan Jaringan Kereta Api, Trans-Kalimantan Belum Terperinci di Anggaran 2027

Kemenhub Fokus Pengembangan Jaringan Kereta Api, Trans-Kalimantan Belum Terperinci di Anggaran 2027

Kemenhub memprioritaskan kereta pada 2027, tetapi alokasi dan jadwal Trans-Kalimantan belum dirinci meski telah diperintahkan Presiden.

Kereta Trans Kalimantan Masuk Prioritas, Dirut KAI Sebut Proses DED

Kereta Trans Kalimantan Masuk Prioritas, Dirut KAI Sebut Proses DED

Kereta Trans Kalimantan masuk prioritas pemerintah, sementara studi dan penyusunan DED disiapkan untuk menentukan jalur yang paling siap dib

Sarawak Kaji Kereta Api Tiga Negara, IKN Berpeluang Jadi Hub Baru Kalimantan

Sarawak Kaji Kereta Api Tiga Negara, IKN Berpeluang Jadi Hub Baru Kalimantan

Sarawak mengkaji pembangunan kereta api Indonesia-Malaysia-Brunei yang berpotensi memperkuat konektivitas IKN dan Kalimantan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer