PONTIANAK - Miley Ray Cyrus, yang lebih dikenal sebagai Miley Cyrus, adalah seorang penyanyi pop asal Amerika Serikat. Namanya mulai terkenal sejak memerankan karakter Hannah dalam serial *Hannah Montana* yang diproduksi oleh Disney Channel pada tahun 2006.
Dilaporkan oleh Entertainment Weekly pada Sabtu (21/9), Miley Cyrus saat ini menghadapi gugatan plagiarisme terkait lagunya yang berjudul Flowers.
Gugatan tersebut diajukan oleh Tempo Music Investments, yang menuduh Cyrus karena diduga mengadopsi elemen-elemen penting seperti harmoni, lirik, dan melodi dari lagu Bruno Mars yang berjudul When I Was Your Man.
Lagu When I Was Your Man, dirilis oleh Bruno Mars pada tahun 2012 di bawah label Atlantic Records.
Namun, Bruno Mars sendiri tidak terlibat langsung dalam sengketa hak cipta ini, karena seluruh kepemilikan saham hak cipta lagu tersebut kini dikuasai oleh Tempo Music Investments.
Mereka telah membeli seluruh saham dari Philip Lawrance, penulis lagu When I Was Your Man. Sementara itu, Bruno Mars hanya berperan sebagai kolaborator dalam lagu tersebut.
Menurut laporan dari The Guardian, Tempo Music Investments mengajukan gugatan tersebut pada Senin (16/9) di Pengadilan Federal Los Angeles.
Mereka menuntut ganti rugi yang belum ditentukan jumlahnya dan meminta pengadilan melarang Cyrus untuk memproduksi, mendistribusikan, atau menyanyikan lagu Flowers di depan umum.
Dilansir dari Daily Mail, Cyrus tidak terlalu mengkhawatirkan tuntutan ini. "Miley tidak terlalu memikirkan gugatan ini. Namun, dia merasa tidak nyaman jika harus mengakui bahwa lagu tersebut adalah refleksi dari hubungannya dengan Liam Hemsworth pada saat itu," demikian kutipan dari sumber yang dimuat oleh Daily Mail.
Sebelumnya, Miley Cyrus pernah menikah dengan aktor Liam Hemsworth, yang merupakan adik dari Chris Hemsworth. Sayangnya, hubungan mereka berakhir pada tahun 2020 ketika Liam Hemsworth mengajukan gugatan cerai terhadap Cyrus. (mif)
Editor : Miftahul Khair