Kendati berasal dari Italia, kini pizza mudah ditemukan di seluruh nusantara. Pastinya disukai anak-anak hingga orang dewasa. Toppingnya pun makin bervariasi dan pas di lidah orang Indonesia.
Oleh: Ghea Lidyaza Safitri
Pizza terbuat dari campuran tepung, air, dan sedikit ragi. M. Fadly Damanik dari Pizza Dudes Fat Basterd Pizza mengatakan adonan (dought) pizza akan memiliki tekstur yang pas, jika proses pembuatan memperhatikan teknik, metode, dan perlakuan dengan baik. Kemudian ditambahkan saus tomat yang diolah dari tomat segar, keju dan topping lainnya.
Pizza memiliki banyak varian. Empat diantaranya Meat Lovers, Spicy Tuna, Triple Cheese, dan Pepperoni. Ada juga varian bercita rasa lokal, yakni Daging Cabe Ijo dan Sweet Hawai.
“Masing-masing memiliki keistimewaan dan karakter rasa tersendiri,” tutur Fadly.
Pepperoni terdiri dari daging sapi dan sosis sebagai topping di atas saus tomat segar dan keju. Peperoni disukai penyuka daging sapi. Selain itu, ada Meat Lover yang disukai pecinta daging. Topping Meat Lover lebih banyak, terdiri dari daging sapi, sosis, paprika dan jamur.
Bagi penyuka keju, bisa mencoba Triple Cheese. Varian pizza ini menggunakan tiga keju sebagai topping-nya, yakni mozarella, cheddar, dan parmesan. Terasa lebih creamy dan gurih.
Varian lainnya adalah Spicy Tuna. Fadly menambahkan beberapa bahan lain sehingga ada sensasi pedas dan manis. Fadly menggunakan ikan tuna kaleng.
"Untuk menaikkan rasa pedas ditambah paprika dan saus sambal," tambahnya.
Berbeda dengan empat varian rasa lainnya, Sweet Hawai dan Daging Ijo bercita rasa lokal. Terinspirasi dengan makanan khas Melayu, pacri nanas, yang disukai masyarakat. Fadly mengombinasikan Sweet Hawai dengan sensasi segar nanas. Dipadu dengan daging ayam dan bumbu yang tidak jauh berbeda dengan karakter pacri nanas.
"Rasa unik yang baru tapi bisa ditoleransi sama lidah masyarakat Pontianak," tutur Fadly.
Sedangkan, Daging Cabai Ijo terinspirasi dari nasi Padang. Fadli memadukan cabai ijo segar dan daging sapi sebagai topping pizza.**