Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

7 Tanda Green Flag dalam Hubungan yang Sehat dan Bahagia Menurut Psikologi

Miftahul Khair • Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:48 WIB
Ilustrasi pasangan green flag.
Ilustrasi pasangan green flag.

Dalam sebuah hubungan, kebahagiaan sangat bergantung pada adanya tanda-tanda positif atau yang dikenal sebagai "green flag." Istilah ini mengacu pada indikator bahwa sebuah hubungan berada dalam jalur yang benar, sehat, dan tumbuh dengan baik.

Oleh : Siti Sulbiyah

Green flag secara harfiah berarti bendera hijau. Dalam konteks hubungan, istilah ini digunakan untuk menggambarkan aspek-aspek positif yang mencerminkan kesehatan suatu hubungan. Green flag ini merupakan kebalikan dari red flag, yang menandakan adanya tanda-tanda negatif dalam hubungan.

Menurut psikolog Reni Nurhayati, S.Psi., M.Psi., keberadaan green flag dalam suatu hubungan berperan penting dalam menciptakan kebahagiaan antara pasangan.

“Hubungan yang memiliki green flag diharapkan dapat mewujudkan pasangan atau keluarga yang sehat dan bahagia,” ujarnya.

Salah satu indikator utama hubungan yang sehat adalah komunikasi yang baik. Pasangan yang mampu berbicara secara terbuka, berbagi perasaan, dan memahami kebutuhan masing-masing akan memiliki dasar yang kuat dalam menjalin hubungan.

Rasa percaya antara pasangan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Dalam hubungan yang sehat, pasangan dapat berbagi pengalaman, harapan, serta ketakutan mereka tanpa rasa takut dihakimi.

“Hubungan dikatakan green flag adalah ketika dalam sebuah hubungan bisa saling jujur dan dipercaya,” tuturnya.

fBaca Juga: Orang Tua Juga Perlu Minta Izin ke Anak, Ini Alasannya

Hubungan yang sehat juga dibangun atas dasar saling menghormati dan menghargai. Hal ini mencakup penghargaan terhadap perbedaan, pengakuan terhadap usaha masing-masing, serta respek terhadap keinginan dan kebutuhan pasangan.

Selain itu, hubungan yang sehat adalah ketika pasangan saling memahami dan mendukung satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan. Bentuk kasih sayang yang tulus dan empati menjadi kunci dalam membangun hubungan yang harmonis.

“Saling memahami, pengertian, serta menyayangi dengan setulusnya adalah ciri-ciri hubungan yang memiliki green flag,” tambah Reni.

Hubungan yang sehat ditandai oleh adanya dukungan dan empati antara pasangan. Ketika satu pasangan menghadapi tantangan atau kesulitan, pasangan yang lain bersedia memberikan dukungan tanpa menghakimi. Kemampuan untuk merasakan perasaan dan pengalaman satu sama lain menciptakan ikatan emosional yang kuat.

Pasangan yang green flag akan memberikan apresiasi dan dukungan atas apapun pencapaian yang bisa diraih. “Apresiasi pasangan apapun yang dilakukan, sekecil apapun kebaikan itu, berikan apresiasi dan penghargaan, agar ia merasa dihargai,” jelasnya.

Menjadi pasangan yang green flag juga ditunjukkan dengan menjaga komitmen atau kesepakatan bersama dan menjalankannya secara sportif. 

Di samping itu, toleransi merupakan salah satu tanda green flag yang penting dalam membangun dan menjaga hubungan yang baik. Toleransi mencakup kemampuan untuk menerima perbedaan antara pasangan, baik perbedaan pandangan, nilai, atau kebiasaan. Jika kedua pasangan dapat menghormati perbedaan satu sama lain dan tidak mencoba mengubah satu sama lain secara paksa, ini merupakan tanda toleransi yang kuat.

“Dalam hubungan yang green flag, kita mampu menghargai perbedaan pendapat, bisa saling bertoleransi,” tuturnya. 

Mampu berkompromi juga bisa merupakan bentuk toleransi dalam sebuah hubungan. Kompromi melibatkan kemampuan untuk mencapai kompromi dalam situasi-situasi yang memerlukan keputusan bersama. 

“Pasangan yang green flag mampu berkompromi, segala hal harus dibicarakan, tentang apa saja, termasuk keputusan-keputusan yang diambil,” imbuhnya. 

Toleransi juga diperlukan dalam rangka menghargai batasan dan ruang pribadi masing-masing. Toleransi terhadap hal ini menunjukkan tingkat kematangan dan penghargaan terhadap keunikan individu. 

“Mengetahui batasan yang ada, tentunya dengan batasan yang wajar, dan mentoleransi hal tersebut,” tuturnya. Maka, orang yang green flag dalam sebuah hubungan ditandai dengan kemampuannya untuk menjaga identitas pribadi dan kebebasan.

Konsisten Hal yang Disepakati

Psikolog Reni Nurhayati, S.Psi., M.Psi., menilai bahwa dalam sebuah hubungan romantis, tentunya akan selalu menghadapi tantangan. Menurutnya, kesadaran bahwa setiap hubungan memiliki tantangan menjadi kunci penting untuk tumbuh bersama dan menghadapinya bersama-sama.

Reni menambahkan bahwa orang dengan pikiran dan perilaku green flag dalam hubungan biasanya memiliki ekspektasi yang realistis dan wajar, baik dalam hubungan romantis maupun dalam kehidupan secara umum.

“Hubungan green flag tidak hanya ekspektasi yang indah saja tetapi harus realistis dan jelas supaya membantu kita menjadi dewasa,” tuturnya.

Dalam sebuah hubungan, setiap pasangan umumnya berusaha mengembangkan tujuan dan rencana bersama. Oleh karena itu, penting untuk mendiskusikan tujuan dan rencana jangka panjang tersebut. Reni menegaskan bahwa orang yang green flag akan konsisten dalam mengikuti tujuan yang telah disepakati tersebut.

“Orang yang green flag akan konsisten dengan apa yang sudah disepakati bersama. Apa yang dibicarakan, itu akan dilakukan,” jelasnya.

Green flag dalam hubungan menandakan bahwa hubungan tersebut sehat dan positif. Namun, untuk memastikan hubungan yang terus berkembang, setiap individu yang terlibat perlu berperan aktif. Reni mengingatkan bahwa hubungan yang positif tidak bisa dijaga oleh salah satu pihak saja, melainkan harus menjadi usaha bersama. (**)

Editor : Miftahul Khair
#bahagia #green flag #hubungan #tanda