PONTIANAK POST – Siswa-siswi SMA Kabupaten Kapuas Hulu mencatat prestasi gemilang pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2025 yang digelar 4–6 Agustus di Pontianak. Dari berbagai cabang lomba, mereka berhasil membawa pulang empat piala, termasuk juara pertama lomba Desain Poster yang mengantarkan Rara Junaini Putri (SMAN 1 Putussibau) mewakili Kalbar ke tingkat nasional.
Rara mengaku tak menyangka bisa meraih juara pertama, terlebih keikutsertaannya semula hanya untuk mencoba. “Temanya tentang judi online. Saya tidak menyangka bisa juara dan maju ke tingkat nasional yang akan digelar November nanti,” ujarnya, Sabtu (9/8). Mengalahkan peserta dari Kubu Raya dan Singkawang, Rara kini fokus berlatih bersama guru pendamping untuk mengejar target masuk tiga besar di tingkat nasional.
Selain Rara, prestasi membanggakan juga diraih Wilhelmina Yessa (SMAN 1 Kalis) yang menyabet juara 2 lomba Menyanyi Solo Putri. “Saingannya berat, terutama dari Pontianak. Saya kalah di penjiwaan, tapi bersyukur bisa meraih juara 2 berkat dukungan guru dan orang tua,” katanya.
Di bidang kerajinan, Angelina Agustin (SMAN 1 Bika) membawa pulang juara 2 lomba Karya Anyam dengan topi bambu berhias manik-manik. “Bakat menganyam saya dapat dari ibu sejak SD. Saya akan terus kembangkan kemampuan ini,” ujarnya.
Baca Juga: Rara Junaini Juara Desain Poster FLS2N Kalbar, Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Prestasi lain datang dari Basuki Tua Eng (SMAN 1 Putussibau) yang meraih juara 2 lomba Jurnalistik. “Temanya tentang alam, dan saya membuat karya jurnalistik dari perspektif itu. Meski sempat gugup, saya senang bisa bersaing di tingkat provinsi,” tuturnya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kapuas Hulu, Alexander, mengapresiasi pencapaian para siswa. “Kita bersyukur bisa memborong prestasi. Harapannya ke depan, SMA di Kapuas Hulu lebih aktif mengikuti event seperti O2SN dan FLS3N untuk menggali bakat siswa,” ujarnya. Menurut Alexander, ajang seperti ini bukan hanya tempat unjuk bakat, tapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pelajar, guru, dan kepala sekolah se-Kalimantan Barat. (fik)
Editor : Hanif