Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bongkar Muat Bauksit Buat Resah

Administrator • Senin, 6 April 2020 | 09:35 WIB
BAUKSIT: Tugboat membawa ponton ke kapal induk milik Tiongkok bersandar di Sungai Teluk Melano,  Kecamatan Simpang Hilir.    Istimewa
BAUKSIT: Tugboat membawa ponton ke kapal induk milik Tiongkok bersandar di Sungai Teluk Melano,  Kecamatan Simpang Hilir.    Istimewa
SIMPANG HILIR -  Warga mendesak kepada pemerintah dan pihak yang berwajib agar menghentikan sementara aktifitas bongkar muat bauksit PT Cita Mineral investindo,  dari  Sandai Kabupaten Ketapang di Sungai Teluk Melano,  Kecamatan Simpang Hilir,  Kabupaten Kayong Utara. Hal tersebut tentunya berkaitan dengan wabah virus corona (Corona-19) tidak jarang mengkhawatirkan masyarakat.

"Baouksit itu dibawa lewat ponton ke kapal induk milik Cina,  dengan perjalanan lebih kurang 11 jam menuju kapal induk dengan menggunakan kapal tunda atau tugboat. Pada wabah virus corona seperti ini sebaiknya aktifitas disana dihentikan sementara waktu oleh petugas.  Namun jika tidak maka warga yang akan turun langsung untuk menghentikan sementara waktu," terang salah satu tokoh masyarakat Kayong Utara,  Abdul Rani,  Minggu (5/4) kepada Pontianak Post.

Sebab,  ia menilai untuk bongkar muat bokusit disana tidak jarang melibatkan warga Simpang Hilir, kurang lebih terdapat 20 orang dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Untuk itu,  ia mengatakan dikhawatirkan oleh warga setempat  pekerja - pekerja yang ada dapat tertular virus tersebut,  apa lagi bouksit itu akan dikirim ke Cina.

Menurut dia,  hal ini tidak seimbang dengan kebijakan pemerintah yang menertibkan keramaian di warung kopi dan lokasilainnya,  tetapi disana aktifitas bongkar muat masih berjalan.

"Kira-kira itu pemerintah atau pihak yang berwajib bisa atau tidak menyetop bongkar muat mereka sementara waktu.  Jangan hanya bisa melarang warganya nongkrong diwarung kopi saja,  tapi kalau bisa hentikan sementara waktu bongkar muat bouksit itu,  karena ini seolah-olah pemerintah tutup mata," jelasnya.

Ia mengatakan jika pemerintah atau pihak yang berwajib tidak bisa menghentikan sementara waktu,  maka warga yang akan menghentikan turun langsung ke lokasi.

"Ini warga mau demo, untuk menghentikan aktifitas mereka.  Atau jangan - jangan ini ada kepentingan -  kepentingan pejabat sehingga tidak dihentikan sementara waktu.  Itukan banyak duitnya.  Kita si bukan suuzonlah,  tetapi perlakukan lah sama," kesalnya.

Ia menambahkan,  semoga saja apa yang dikeluhkan oleh warga dapat direspon oleh pemerintah atau pun pihak yang berwajib,  yang berhak mengentikan sementara waktu.

"Semoga saja apa yang dikeluhkan dan khawatirkan oleh masyarakat dapat didengar oleh pemerimtah.  Karana yang berkerja ini dari pagi sampai malam, jadi ada shift pagi dan malam," trangnya.  (dan) Editor : Administrator
#kayong utara