PONTIANAK - Bagi banyak orang yang sering mengalami migrain, salah satu faktor pemicunya bisa berasal dari apa yang mereka konsumsi.
Beberapa makanan dan minuman diketahui dapat memicu atau memperparah serangan migrain. Dikutip dari Healthline, makanan tertentu mengandung bahan kimia atau zat yang bisa memicu perubahan di otak yang menyebabkan migrain.
Agar lebih waspada, mari kita bahas makanan apa saja yang bisa menyebabkan migrain kambuh, serta alternatif yang lebih aman untuk dikonsumsi.
- Makanan Olahan
Makanan olahan, seperti daging kemasan (sosis, ham, atau salami), sering kali mengandung zat pengawet seperti nitrat dan nitrit.
Zat-zat ini dapat memicu pelebaran pembuluh darah di otak, yang menjadi salah satu penyebab migrain.
Untuk alternatif yang lebih sehat, pilihlah daging segar tanpa pengawet atau daging yang diolah secara alami tanpa tambahan bahan kimia.
- Keju Tua
Keju yang telah lama disimpan, seperti cheddar, blue cheese, atau parmesan, mengandung zat yang disebut tyramine.
Tyramine terbentuk dari pemecahan protein saat proses penuaan makanan dan dapat memicu migrain pada sebagian orang.
Sebagai gantinya, Anda bisa memilih keju yang lebih segar, seperti keju mozzarella atau keju cottage, yang lebih rendah kandungan tyramine-nya.
- Cokelat
Cokelat sering kali dikaitkan dengan migrain, meskipun penelitian tentang hal ini masih beragam.
Namun, bagi sebagian orang, kandungan kafein dan zat feniletilamin dalam cokelat dapat memicu sakit kepala.
Jika Anda merasa sensitif terhadap cokelat, pilihlah camilan sehat lain seperti buah-buahan segar atau kacang-kacangan tanpa garam sebagai alternatif.
- Minuman Berkafein
Kafein dapat memberikan efek yang kompleks pada migrain. Dalam jumlah sedikit, kafein dapat membantu meredakan migrain, tetapi konsumsi berlebih justru bisa memicu sakit kepala rebound atau ketergantungan.
Jika Anda mengalami migrain setelah minum kopi atau teh berkafein, cobalah mengurangi asupan kafein secara bertahap dan beralih ke teh herbal atau minuman tanpa kafein.
- Makanan yang Mengandung MSG
Monosodium glutamate (MSG) adalah zat penyedap yang biasa ditemukan pada makanan kemasan, makanan cepat saji, atau beberapa masakan restoran.
MSG diketahui dapat memicu serangan migrain pada beberapa orang. Sebagai alternatif, hindari makanan olahan yang mengandung MSG dan pilih makanan yang lebih alami serta segar, seperti sayuran segar, daging tanpa pengawet, dan bumbu alami.
- Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol, terutama anggur merah, sering kali menjadi pemicu migrain karena kandungan tyramine dan histamin di dalamnya.
Alkohol juga bisa menyebabkan dehidrasi, yang merupakan penyebab umum migrain. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih air kelapa, jus buah segar, atau air mineral untuk tetap terhidrasi tanpa risiko memicu migrain.
- Pemanis Buatan
Beberapa jenis pemanis buatan, seperti aspartam, ditemukan dalam makanan diet atau minuman rendah kalori.
Zat ini bisa menjadi pemicu migrain pada beberapa orang. Sebagai pengganti pemanis buatan, gunakan madu alami, stevia, atau gula kelapa dalam jumlah moderat untuk memberi rasa manis pada makanan atau minuman Anda.
Alternatif Makanan untuk Penderita Migrain
Jika Anda rentan terhadap migrain, memilih makanan yang aman adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah serangan kambuh.
Pilihlah makanan segar dan alami tanpa pengawet, serta perhatikan asupan kafein dan gula buatan.
Selain itu, menjaga pola makan yang sehat dan teratur juga penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan menghindari dehidrasi, yang bisa menjadi pemicu migrain.
Migrain bisa dipicu oleh banyak faktor, termasuk makanan yang kita konsumsi. Makanan olahan, keju tua, cokelat, dan minuman berkafein adalah beberapa contoh pemicu umum migrain.
Dengan menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat, seperti daging segar, keju muda, teh herbal, dan makanan tanpa MSG, Anda dapat mengurangi risiko serangan migrain.
Penting untuk selalu mengenali makanan yang memicu migrain pada diri Anda dan melakukan perubahan pola makan yang tepat untuk menjaga kesehatan. (mif)
Editor : Miftahul Khair