Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kenali 8 Warna Lidah dan Artinya, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ringan hingga Serius

Miftahul Khair • Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:57 WIB
Ilustrasi warna lidah bisa menjadi tanda suatu penyakit, dari yang ringan hingga serius.
Ilustrasi warna lidah bisa menjadi tanda suatu penyakit, dari yang ringan hingga serius.

PONTIANAK POST - Lidah bukan hanya berfungsi untuk mengecap rasa dan membantu berbicara. Organ kecil ini ternyata juga dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Perubahan warna, tekstur, hingga bentuk lidah sering kali menjadi petunjuk awal adanya masalah kesehatan, dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis segera.

Lidah yang sehat biasanya berwarna merah muda dengan lapisan putih tipis di bagian atas.

Permukaannya ditutupi papila, bintil kecil yang memberi tekstur agak kasar. Ketika warna lidah berubah menjadi lebih pucat, keabu-abuan, kuning, bahkan hitam, itu bisa menggambarkan adanya gangguan pada darah, organ tubuh, sistem imun, hingga kebersihan mulut.

Melansir Medical News Today, berikut delapan warna lidah yang paling sering muncul dan apa artinya bagi kesehatan.

1. Lidah Hitam

Lidah berubah hitam biasanya disebabkan oleh penumpukan keratin, protein yang juga terdapat pada rambut dan kuku. Kondisi ini sering muncul akibat kebersihan mulut buruk, efek samping antibiotik, kebiasaan merokok, konsumsi kopi atau teh pekat, dan terapi radiasi.

Kasus yang lebih jarang dapat dikaitkan dengan diabetes atau infeksi HIV.

2. Lidah Putih

Lapisan putih tebal pada lidah paling sering disebabkan oleh infeksi jamur Candida (sariawan mulut).

Biasanya disertai rasa nyeri dan sulit menelan.

Kebiasaan merokok dapat memicu leukoplakia, yaitu bercak putih yang tidak bisa dihapus. Reaksi alergi seperti lichen planus juga dapat menyebabkan lidah tampak putih atau keabu-abuan.

3. Lidah Ungu

Warna ungu menandakan adanya gangguan pada sirkulasi darah atau potensi masalah jantung.

Pada beberapa kasus, lidah ungu dapat menjadi gejala awal penyakit Kawasaki, kondisi peradangan serius yang lebih sering menyerang anak-anak.

Baca Juga: Manfaat Bunga Pepaya untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Baik untuk Jantung

4. Lidah Merah

Lidah merah terang atau “strawberry tongue” dapat dipicu oleh:

Jika disertai bengkak dan rasa panas, kondisi ini memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

5. Lidah Abu-abu atau Pucat

Gejala ini bisa muncul pada penderita geographic tongue, yaitu kondisi di mana lidah tampak bercak seperti peta dengan garis putih di sekelilingnya.

Warna abu-abu juga sering ditemukan pada penderita eksim, sebagai bagian dari reaksi imun tubuh.

6. Lidah Kuning atau Oranye

Pertumbuhan bakteri pada lidah akibat mulut kering atau kebersihan kurang baik dapat memunculkan warna kuning.

Kondisi ini bisa menjadi tahap awal sebelum lidah berubah hitam berbulu.

Warna kuning juga bisa terkait dengan diabetes, penyakit kuning (jaundice), dan konsumsi makanan tinggi beta karoten (misalnya wortel)

Warna oranye biasanya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.

7. Lidah Hijau

Lidah hijau masih berkaitan dengan penumpukan bakteri yang sama dengan penyebab lidah putih atau kuning.

Kadang muncul dengan lapisan tebal menyerupai rambut halus, pertanda kebersihan mulut kurang optimal.

8. Lidah Biru

Warna biru merupakan tanda serius karena menunjukkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.

Penyebabnya bisa meliputi, gangguan paru-paru, kelainan darah, dan masalah pada pembuluh darah.

Kondisi ini termasuk darurat medis dan membutuhkan penanganan segera.

Kapan Harus ke Dokter?

Perubahan warna lidah setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu adalah hal yang normal.

Namun, pemeriksaan medis diperlukan jika:

Perubahan pada lidah bisa menjadi sinyal awal masalah internal sehingga penting untuk tidak mengabaikannya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#serius #tanda #Ringan #penyakit #Warna lidah