SUNGAI RAYA - Pj Bupati Kubu Raya, Syarif Kamaruzaman bersama Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo dan unsur Forkopimda kemarin memantau langsung kesiapsiagaan petugas Pos Operasi Ketupat Kapuas 2024 untuk menyambut arus mudik serta arus balik Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024 di wilayah hukum Polres Kubu Raya.
Peninjauan kesiapsiagaan tersebut meliputi Pos Pelayanan yang berlokasi di Pelabuhan Rasau jaya dan simpang empat Desa Kapur, serta Pos Terpadu Bandara Internasional Supadio.
Pos pelayanan Pelabuhan Rasau Jaya menjadi awal kunjungan Kapolres bersama PJ Bupati Kubu Raya, dimana Pelabuhan Rasau Jaya merupakan gerbang pemudik lebaran Idulfitri menuju 4 Kecamatan ( Batu Ampar, Teluk Pakedai, Terentang, dan Kubu) perairan di Kabupaten Kubu Raya.
Inspeksi mendadak (Sidak) pun dilakukan dengan meninjau secara langsung kesiapan transportasi perairan dalam intensitas angkutan penumpang yang tidak melebihi kapasitas demi keselamatan penumpang sampai tujuan.
Saat Kamaruzaman bersama Kapolres Kubu Raya, ia meminta kepada nahkoda kapal untuk mengutamakan keselamatan penumpang dengan menyesuaikan kapasitas angkutan kapal transportasi dan tidak melakukan overload.
"Jangan sampai terjadinya overload untuk mendapatkan keuntungan lebih, kita ingin nahkoda kapal mengutamakan keselamatan penumpang dan barang menjadi prioritas utama sampai tujuan, dan wajib mengikuti aturan, kalau tidak akan saya cabut ijinnya," ucapnya Sabtu (6/4) usai mengecek manifest penumpang di Pelabuhan Rasau Jaya.
Pemantauan diawali dengan melakukan pengecekan yang melibatkan berbagai unit dan personel penting yang terlibat dalam pos pelayanan mudik Lebaran tahun 2024.
"Pengecekan di Pos Dermaga Rasau Jaya Kecamatan Rasau Jaya, dilanjutkan Posyan Bandara Internasional Supadio Kecamatan Sungai Raya dan Ambawang, dan Posyan Simpang Empat Desa Kapur serta Bundaran Tugu Alianyang Kecamatan Sungai Ambawang,” ujarnya.
Menurut dia, peninjauan yang dilakukan di Rasau Jaya bertujuan memastikan kelayakan kapal motor saat berlayar, termasuk mengecek manifes penumpang di setiap kapal.
“Makanya saya meminta kepada nakhoda kapal untuk lebih mengutamakan keselamatan penumpang dengan mengukur kapasitas dan barang bawaan agar tidak terjadi overload,” ucap Kamaruzaman.
Di kesempatan yang sama, Kamaruzaman menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas. Sehingga tidak boleh terjadi penumpukan penumpang dan barang yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.
“Bagi para pemilik kapal, jangan hanya mencari keuntungan saat mudik Lebaran ini, namun harus diimbangi dengan memprioritaskan keselamatan penumpang,” ucapnya.
“Jika ditemukan melakukan pelanggaran atau aturan, maka izin pelayaran bagi kapal akan dicabut terutama manifes yang sudah diberlakukan di setiap kapal motor,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, setelah melakukan pemeriksaan penumpang di dalam kapal transportasi perairan sembari melakukan himbauan, mengatakan kepada penumpang yang hendak melakukan mudik, untuk mengutamakan keselamatan diri dan barang bawaannya, sehingga dapat merayakan lebaran bersama keluarga.
"Kami ingin masyarakat yang melakukan mudik dengan menggunakan transportasi air ini bisa berjalan lancar dan aman hingga tujuannya dan dapat berkumpul bersama keluarga untuk merayakan lebaran Idulfitri.
Jangan sampai adanya ketidaksesuaian antara manifes dan volume penumpang di dalam pelayaran kapal transportasi, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan pelayaran," jelasnya.
Wahyu menegaskan, agar setiap nahkoda kapal untuk mengikuti aturan, sesuai warning yang dikatakan Kamaruzaman, agar kapasitas penumpang dan barang sesuai dengan manifest, sehingga tidak terjadinya penumpukan dan mengakibatkan overload yang dapat mengakibatkan kecelakaan pelayaran.
"Alhamdulillah, satu kapal KM Semangat Bahagia tujuan Batu Ampar yang kami nilai layak sudah berlayar, kami mendoakan semoga dalam pelayaranya selamat sampai tujuan dan berkumpul bersama keluarga di dalam kebahagiaan Idulfitri 1445 Hijriah," tutupnya. (ash)
Editor : A'an