Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Istri Tak Wajib Bekerja, Tapi Perlu Bersiap Hadapi Masa Depan: Begini Kisah Keluarga Helmi Yahya

K

Ilustrasi menikmati masa pensiun yang menyenangkan.
Ilustrasi menikmati masa pensiun yang menyenangkan.


Advertisement

PONTIANAK POST - Tokoh publik Helmi Yahya kembali berbagi pandangan soal keluarga, keuangan, dan masa pensiun dalam program Helmi Yahya Bicara.

Dalam episode kali ini, Helmi mengangkat kisah sang istri, Febriani Sofyan, yang membangun Kampung Febri sebagai bentuk perencanaan keuangan jangka panjang keluarga.

Melalui kanal YouTubenya, Helmi menegaskan bahwa secara prinsip, istri memang tidak memiliki kewajiban untuk bekerja.

Advertisement

Namun, menurutnya, ketika seorang istri mampu berkontribusi secara ekonomi dan memiliki aktivitas produktif, hal itu justru menjadi nilai tambah bagi keluarga.

“Istri itu memang tidak wajib bekerja. Tapi kalau bisa mensupport keuangan keluarga, tentu alhamdulillah,” ujar Helmi.

Advertisement

Berawal dari cita-cita sederhana memiliki tempat berkumpul keluarga di akhir pekan, Febriani Sofyan, istri Helmi, justru berhasil mewujudkan sebuah kawasan wisata keluarga bernama Kampung Febri di kawasan Bogor Barat, tepatnya di Ciampea.

Kawasan tersebut kini berkembang menjadi destinasi multifungsi dengan fasilitas villa, hotel, playground, kolam renang, hingga aula untuk seminar dan pernikahan.

Tak hanya menjadi aset keluarga, Kampung Febri juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, yang mayoritas berasal dari daerah setempat.

Helmi menyebut, proyek ini adalah bagian dari persiapan pensiun yang ideal. Ia menilai banyak orang baru memikirkan masa pensiun setelah berhenti bekerja, padahal seharusnya persiapan dilakukan jauh hari sebelumnya.

“Penelitian menunjukkan yang paling sering tertipu investasi abal-abal itu justru para pensiunan. Mereka kaget dapat uang besar sekaligus, tapi kaget juga karena tiba-tiba tidak punya kegiatan,” jelasnya.

Karena itu, Helmi mendukung penuh istrinya membangun usaha sejak lima tahun sebelum pensiun.

Menurutnya, aktivitas produktif bukan hanya soal uang, tetapi juga menjaga kesehatan mental dan rasa kebermanfaatan seseorang. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kerja 1 Jam dalam Seminggu Sudah Dihitung Bukan Pengangguran, Ini Penjelasan BPS

Kerja 1 Jam dalam Seminggu Sudah Dihitung Bukan Pengangguran, Ini Penjelasan BPS

BPS menghitung orang yang bekerja minimal satu jam seminggu sebagai penduduk bekerja. Simak kategori jam kerja dan data terbaru 2026.

Utang Puasa Belum Lunas hingga Meninggal, Ini yang Bisa Dilakukan Keluarga

Utang Puasa Belum Lunas hingga Meninggal, Ini yang Bisa Dilakukan Keluarga

Orang yang meninggal masih memiliki utang puasa dapat dilunasi keluarga dengan qadha atau fidyah sesuai ketentuannya.

Gaji Besar tapi Jauh dari Keluarga, Ustaz Khalid Basalamah Sarankan Pilihan Ini

Gaji Besar tapi Jauh dari Keluarga, Ustaz Khalid Basalamah Sarankan Pilihan Ini

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan bekerja dekat keluarga dengan penghasilan cukup daripada mengejar gaji besar di perantauan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer