Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Karhutla 20 Hektare di Dusun Tekam Mempawah, Api Hampir Menjangkau Pemukiman dan Sekolah.

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 4 Maret 2026 | 13:29 WIB

PADAM: Warga memadamkan sisa api di lahan yang terbakar.
PADAM: Warga memadamkan sisa api di lahan yang terbakar.

PONTIANAK POST - Tak kurang dari 20 hektare hutan dan kebun di Dusun Tekam, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah terbakar sejak Minggu (1/3) sore. Bahkan, kobaran api sempat menuju ke pemukiman warga dan fasilitas sekolah di desa tersebut.

Kepala Desa Sejegi, Herri Gustaman membenarkan karhutla di wilayahnya. Menurut Herri, titik api pertama kali diketahui pada Minggu sore. Lalu, upaya pemadaman dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

"Kami perkirakan lahan yang terbakar di Dusun Tekam ini kurang lebih 20 hektare. Lahan yang terbakar berupa hutan hingga kebun sawit milik warga," jelas Herri, Senin (2/3) malam di Mempawah.

Menurut Herri, lokasi titik api pertama kali terdeteksi di RT 11, Dusun Tekam. Kemudian, tiupan angin kencang dan faktor panas menyebabkan api dengan cepat merembet ke kawasan lainnya.

“Tiupan angin cukup kencang sehingga api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Secara keseluruhan ada sekitar 3 RT yang kawasannya ikut terbakar,” bebernya.

Meski demikian, Herri bersyukur karhutla di Dusun Tekam, Desa Sejegi berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh petugas gabungan yang bekerja keras siang dan malam untuk memadamkan hot spot di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, saat ini tersisa satu titik lagi yang sedang kami padamkan. Mudah-mudahan malam hari ini bisa kami tuntaskan sehingga api benar-benar padam dan tidak meluas ke lingkungan lainnya,”  ujarnya.

Dia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Polsek Mempawah Timur, Rajawali Muda Mempawah, Astana dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sejegi serta warga setempat. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#mempawah #kebakaran #kebun sawit #karhutla #Lingkungan