Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Kalbar Catat Surplus Neraca Perdagangan Desember 2025 Meski Ekspor Menurun

N

 

Muhammad Saichudin
Muhammad Saichudin

PONTIANAK POST – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat nilai ekspor Kalbar pada Desember 2025 sebesar USD176,69 juta, turun 0,25 persen dibandingkan November 2025 yang mencapai USD177,13 juta.


Advertisement

“Secara kumulatif, sepanjang Januari–Desember 2025, nilai ekspor Kalbar mencapai USD1.891,80 juta, atau mengalami penurunan 9,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024,” kata Kepala BPS Kalimantan Barat, Muhammad Saichudin, dalam berita resmi statistik, siang kemarin.

Saichudin menjelaskan jika penurunan ekspor tersebut terjadi di tengah fluktuasi kinerja sejumlah komoditas utama. Sepanjang Desember 2025, ekspor Kalbar masih didominasi oleh bahan kimia anorganik dengan kontribusi 53,17 persen, diikuti lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 29,75 persen, serta berbagai produk kimia sebesar 4,55 persen.

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok, Belanda, dan Arab Saudi menjadi tiga pasar utama ekspor Kalbar pada Desember 2025. Ketiganya menyumbang nilai ekspor sebesar USD106,89 juta atau 60,50 persen dari total ekspor.

Advertisement

Ekspor ke Tiongkok dan Belanda bahkan tercatat meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, masing-masing naik 48,88 persen dan 65,03 persen.

Sementara itu, kinerja impor Kalimantan Barat menunjukkan tren sebaliknya. Pada Desember 2025, nilai impor tercatat sebesar USD69,10 juta, melonjak 35,44 persen dibandingkan November 2025 yang sebesar USD51,02 juta

“Namun secara kumulatif Januari–Desember 2025, nilai impor Kalbar justru turun 7,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” imbuh Saichudin.

Advertisement

Saichudin menyebutkan, lonjakan impor Desember 2025 terutama dipicu oleh masuknya bahan bakar mineral, kapal laut dan bangunan terapung, serta mesin-mesin/pesawat mekanik

“Ketiga golongan barang tersebut menyumbang 68,84 persen dari total impor Kalbar,” sambungnya.

Dari sisi negara asal, impor Kalbar masih didominasi negara Asia, khususnya Tiongkok, Malaysia, dan Jepang, yang secara bersama-sama menyumbang 93,39 persen dari total nilai impor Desember 2025

Meski impor meningkat, neraca perdagangan Kalimantan Barat pada Desember 2025 tetap mencatat surplus sebesar USD107,59 juta. Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, surplus neraca perdagangan Kalbar mencapai USD1.241,26 juta, meskipun turun dibandingkan capaian tahun 2024. (mse)

Advertisement

Artikel Terkait

Utang Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Surplus BI Rp58 Triliun Jadi Sumber

Utang Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Surplus BI Rp58 Triliun Jadi Sumber

Pemerintah menuntaskan kewajiban surat utang penanganan krisis 1997-1998 pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia.

Neraca Perdagangan Kalbar Mei 2026 Masih Surplus Meski Ekspor Turun dan Impor Naik

Neraca Perdagangan Kalbar Mei 2026 Masih Surplus Meski Ekspor Turun dan Impor Naik

Neraca perdagangan Kalbar pada Mei 2026 masih surplus USD61,16 juta meski ekspor turun dan impor meningkat.

APBD Singkawang 2025 Surplus Rp2,66 Miliar, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

APBD Singkawang 2025 Surplus Rp2,66 Miliar, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

APBD Kota Singkawang 2025 raih surplus Rp2,66 miliar dan Pemkot kembali raih opini WTP dari BPK Kalbar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer