Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapolda Kalbar Tekankan Penguatan Sinergi Penegak Hukum Hadapi Dinamika Masyarakat

I
Penulis: Idil Aqsa Akbary❯

 


Advertisement

Pipit Rismanto
Pipit Rismanto

PONTIANAK POST - Penguatan sinergi antar penegak hukum dinilai penting untuk menghadapi berbagai dinamika hukum di masyarakat. Hal tersebut menjadi pesan utama dalam pertemuan Polda Kalbar dengan unsur Kejaksaan dan Pengadilan Tinggi Kalbar dalam suasana silaturahmi dan buka puasa bersama, Rabu (11/3).

Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan serta meningkatkan koordinasi antar instansi penegak hukum di Kalbar.

Advertisement

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan, penguatan hubungan antar instansi menjadi hal penting agar dinamika yang terjadi di lapangan tidak mengganggu pelaksanaan tugas, dan fungsi masing-masing lembaga penegak hukum. 

Menurut Pipit, perubahan yang terjadi dalam sistem hukum menuntut aparat penegak hukum untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hal tersebut juga berlaku di Kalbar yang memiliki karakter masyarakat multietnis.

“Banyak perubahan yang membuat hukum di Indonesia semakin modern. Terlebih Kalbar memiliki masyarakat yang multietnis, sehingga menuntut prinsip kerja jajaran Polda Kalbar yang responsif, kolaboratif, dan solutif,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, melalui prinsip kerja tersebut diharapkan penegak hukum mampu memberikan ruang penyelesaian masalah secara restoratif, sehingga berbagai persoalan hukum dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih humanis.

Pipit juga mengingatkan bahwa berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat menuntut adanya komunikasi, dan koordinasi yang baik antar penegak hukum. Karena itu, momentum kebersamaan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung saat Ramadan saja. 

“Menyadari banyak dinamika yang terjadi, maka momentum ini harus memperkuat sinergitas. Bukan hanya saat Ramadan saja, tetapi melalui koordinasi, dan diskusi yang berkelanjutan untuk menyelesaikan berbagai persoalan,” jelasnya.

Ia  turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan Pengadilan Tinggi Kalbar atas terjalinnya hubungan yang harmonis selama ini. Menurutnya, koordinasi yang tulus, dan komunikasi yang baik akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan hukum serta meminimalkan potensi konflik antar instansi.

“Semoga kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena sejatinya hukum yang baik adalah hukum yang dirasakan adil oleh masyarakat, bukan hanya yang tertulis di atas kertas,” pungkasnya.(bar/r)

Advertisement

Artikel Terkait

Ketika Aksi Dibalas Aksi, Siapa Penulis Naskahnya?

Ketika Aksi Dibalas Aksi, Siapa Penulis Naskahnya?

Demonstrasi dan aksi tandingan dinilai menjadi cermin dinamika demokrasi sekaligus pertarungan opini politik

Menakar Moralitas Birokrasi: Menolak Normalisasi Korupsi di Tengah Tekanan Rupiah

Menakar Moralitas Birokrasi: Menolak Normalisasi Korupsi di Tengah Tekanan Rupiah

Kasus korupsi pengadaan motor listrik Badan Gizi Nasional cermin pelemahan sosial rupiah akibat penyalahgunaan kekuasaan

Etika Dokter dan Tenaga Kesehatan Di Media Sosial

Etika Dokter dan Tenaga Kesehatan Di Media Sosial

Keluhan pasien di media sosial adalah hak yang dilindungi hukum. Nakes diminta mengedepankan empati dan profesionalisme.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer