
PONTIANAK POST – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kalimantan Barat hingga akhir Maret 2026 menunjukkan peran strategis dalam mendukung berbagai program prioritas nasional.
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalbar, Triyanto, mengatakan sejumlah program unggulan pemerintah mulai memberikan dampak bagi masyarakat.
Salah satu program yang didukung melalui APBN adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Per 30 Maret 2026 telah terbentuk 396 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau sekitar 70 persen dari target di Kalbar,” katanya dalam rilis APBN Kalbar.
Program tersebut telah menjangkau sekitar 858 ribu penerima manfaat dari total target 1,25 juta orang di Kalimantan Barat.
Penerima manfaat tidak hanya siswa sekolah, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta santri di pondok pesantren.
Selain itu, program Sekolah Rakyat juga mulai terealisasi di sejumlah daerah.
Program tersebut telah berjalan di Pontianak, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Landak.
Total realisasi anggaran untuk program Sekolah Rakyat di Kalbar mencapai sekitar Rp5,7 miliar.


