Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekda Harisson Dorong ASN Kalbar Adaptif dan Berintegritas Hadapi Birokrasi Modern

N
Sekda Kalbar, Harisson, menyampaikan sambutan saat membuka Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar serta Workshop Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2026. (Adpim Pemprov Kalbar)
Sekda Kalbar, Harisson, menyampaikan sambutan saat membuka Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar serta Workshop Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2026. (Adpim Pemprov Kalbar)

Advertisement

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, membuka Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar serta Workshop Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kantor BPSDM Kalbar, Senin (22/6).

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Sekda Kalbar. Dalam kesempatan tersebut, Sekda bersama Kepala BPSDM Kalbar, Kasatpol PP Kalbar, Kepala Biro Organisasi Setda Kalbar, serta perwakilan Polda Kalbar turut menyerahkan bantuan melalui program ASN Kalbar Peduli kepada anak yatim piatu.

Dalam sambutannya, Harisson menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar terus berupaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“ASN tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, integritas, dan kemauan untuk terus belajar menghadapi perubahan yang semakin cepat,” ujarnya.

Menurutnya, Pelatihan Dasar Satpol PP dan Workshop Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas aparatur sekaligus mendorong transformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Advertisement

Kepada peserta Pelatihan Dasar Satpol PP, Harisson mengingatkan bahwa tugas Satpol PP tidak hanya berkaitan dengan penegakan peraturan daerah, tetapi juga menjadi representasi pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Menjadi Satpol PP berarti membawa wajah pemerintah daerah. Sikap, perilaku, dan tindakan dalam menjalankan tugas akan menjadi penilaian masyarakat terhadap pemerintah,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya integritas, disiplin, profesionalisme, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas Satpol PP.

Menurutnya, penegakan aturan harus tetap mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif agar keberadaan Satpol PP benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

“Saya ingin Satpol PP Kalbar mampu menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif, sehingga masyarakat merasa dilayani dan dilindungi,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemprov Kalbar Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Sekda Harisson Hadiri Sidang Paripurna DPRD

Pemprov Kalbar Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Sekda Harisson Hadiri Sidang Paripurna DPRD

Pemprov Kalbar perkuat tata kelola keuangan dan optimalkan PAD melalui inovasi digital serta pengelolaan aset daerah.

Pelajar SMAN 1 Sintang Terpilih sebagai Calon Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalbar

Pelajar SMAN 1 Sintang Terpilih sebagai Calon Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalbar

Pelajar SMAN 1 Sintang terpilih sebagai calon Paskibraka Nasional 2026 dan akan mewakili Kalbar di Istana Negara.

Ayu Mega Raih Runner Up 1 Putri Hijabfluencer Kalbar 2026, Bawa Misi Besar ke Tingkat Nasional

Ayu Mega Raih Runner Up 1 Putri Hijabfluencer Kalbar 2026, Bawa Misi Besar ke Tingkat Nasional

Ayu Mega Rakhmawati dari Kayong Utara lolos ke tingkat nasional usai meraih Runner Up 1 Putri Hijabfluencer Kalbar 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer